Picture Story

Harum Mewangi Hio di Tengah Kebinekaan

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga - detikFinance
Kamis, 11 Feb 2021 18:30 WIB

Tangerang - Jelang Imlek, produksi hio terus digencar. Seperti di industri rumahan ini, meski pekerja banyak yang bukan Tionghoa, namun suasana kebinekaan jelas terasa.

Potret Pekerja pembuat hio di Industri Hio Rumahan Koh Ase, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Tahun Baru Imlek 2021 akan tiba. Para pekerja perempuan terlihat sibuk menyelesaikan batang demi batang hio.   

Potret Pekerja pembuat hio di Industri Hio Rumahan Koh Ase, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Harum mewangi khas Imlek menyeruak hingga sudut ruang di industri hio rumahan milik Koh Ase di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.  

Potret Pekerja pembuat hio di Industri Hio Rumahan Koh Ase, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dengan kaki telanjang sedikit kotor bergantian menapaki tanah yang masih basah sisa hujan tadi malam. Merah merona menjadi pemandangan yang kontras di atas rumput hijau tempat hio dijemur.  

Potret Pekerja pembuat hio di Industri Hio Rumahan Koh Ase, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Semua pekerja sudah ada tugasnya masing-masing. Ada yang membuat adonan hio, mencetak, membungkus, dan ada juga yang memotong hio agar sama panjang.   

Potret Pekerja pembuat hio di Industri Hio Rumahan Koh Ase, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Curah hujan yang tinggi membuat mereka kewalahan untuk menjemur hio-hio itu.  

Potret Pekerja pembuat hio di Industri Hio Rumahan Koh Ase, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Hei difoto ini masuk koran dandan yang cantik", teriak salah satu pekerja perempuan bernama Iim. Suara tawa cempreng meremajakan bangunan yang terbuat dari bambu tempat mereka bekerja.   

Potret Pekerja pembuat hio di Industri Hio Rumahan Koh Ase, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Mayoritas pekerja di tempat Koh Ase adalah perempuan yang bukan berasal dari keturunan Tionghoa. Suasana kebinekaan jelas tergambar disana.  

Potret Pekerja pembuat hio di Industri Hio Rumahan Koh Ase, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Koh Ase mempunyai motivasi menjaga kerukunan antar suku dan agama, tidak membedakan satu sama lain. Ada yang sudah 3 tahun bekerja, bahkan ada yang dari awal tempat itu berdiri.  

Potret Pekerja pembuat hio di Industri Hio Rumahan Koh Ase, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Tahun ini Imlek tidak terasa meriah seperti tahun-tahun sebelumnya. Permintaan hio yang dijual dengan harga Rp2.000 juga mengalami penurunan 20 sampai 30 persen.   

Harum Mewangi Hio di Tengah Kebinekaan
Harum Mewangi Hio di Tengah Kebinekaan
Harum Mewangi Hio di Tengah Kebinekaan
Harum Mewangi Hio di Tengah Kebinekaan
Harum Mewangi Hio di Tengah Kebinekaan
Harum Mewangi Hio di Tengah Kebinekaan
Harum Mewangi Hio di Tengah Kebinekaan
Harum Mewangi Hio di Tengah Kebinekaan
Harum Mewangi Hio di Tengah Kebinekaan