Foto Bisnis

Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M

Agung Pambudhy - detikFinance
Selasa, 23 Feb 2021 11:37 WIB

Jakarta - Dede Koswara seorang petani labu memiliki rumah seharga 2.5 M. Dengan hasil kerja kerasnya kini Dede mampu menghadirkan kehidupan yang layak bagi keluarganya

Dede Koswara seorang petani labu memiliki rumah seharga 2.5 M. Hasil kerja kerasnya kini Dede mampu menghadirkan kehidupan yang layak bagi keluarganya

Di usia yang terbilang muda, 31 tahun, Dede dikenal sebagai bos labu acar dua tahun lalu, Dede membangun rumah impiannya di Desa Cukanggenteng, rumah megah dengan pilar besar serta lantai granit yang berdiri tepat di sisi perkebunan labu miliknya.


Banyak anak muda yang menganggap jadi petani itu kotor dan kurang menghasilkan. Hal itu ditepis Dede Koswara (32), petani muda Bandung dengan omzet puluhan juta.

Lebih dari satu dasawarsa Dede Koswara memilih bertani sebagai mata pencahariannya di Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu, Bandung, Jawa Barat. Tahun lalu, Gapoktan Regge mendapatkan kepercayaan untuk mengelola program inkubator Bank BRI. Mereka mendapatkan kucuran dana Rp 400.045.000 untuk membuat green house paprika.


Banyak anak muda yang menganggap jadi petani itu kotor dan kurang menghasilkan. Hal itu ditepis Dede Koswara (32), petani muda Bandung dengan omzet puluhan juta.

Di usia yang terbilang muda, 31 tahun, Dede dikenal sebagai bos labu acar di Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu, Bandung, Jawa Barat. Ia merupakan pimpinan dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Regge yang membawahi 2100 anggota.

Dede Koswara seorang petani labu memiliki rumah seharga 2.5 M. Hasil kerja kerasnya kini Dede mampu menghadirkan kehidupan yang layak bagi keluarganya

Lebih dari satu dasawarsa Dede Koswara memilih bertani sebagai mata pencahariannya. Dari profesi tersebut, Dede bisa mencicipi hidup sejahtera bersama keluarga kecilnya.

Dede Koswara seorang petani labu memiliki rumah seharga 2.5 M. Hasil kerja kerasnya kini Dede mampu menghadirkan kehidupan yang layak bagi keluarganya

Untuk hunian keluarga kecilnya, Dede memilih arsitektur bergaya mediterania. Ditandai dengan keberadaan pilar-pilar besar di bagian fasad.

Dede Koswara seorang petani labu memiliki rumah seharga 2.5 M. Hasil kerja kerasnya kini Dede mampu menghadirkan kehidupan yang layak bagi keluarganya

Desain rumah tersebut didapatkannya dari hasil berselancar di media sosial dan disempurnakan oleh arsitek.

Dede Koswara seorang petani labu memiliki rumah seharga 2.5 M. Hasil kerja kerasnya kini Dede mampu menghadirkan kehidupan yang layak bagi keluarganya

Rumah mewah Dede terlihat megah dan mewah dikelilingi perkebunan di Desa di Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu, Bandung, Jawa Barat.

Banyak anak muda yang menganggap jadi petani itu kotor dan kurang menghasilkan. Hal itu ditepis Dede Koswara (32), petani muda Bandung dengan omzet puluhan juta.

Dede berfoto bersama keluarganya. detikcom bersama BRI mengadakan program Jelajah UMKM ke beberapa wilayah di Indonesia yang mengulas berbagai aspek kehidupan warga dan membaca potensi di daerah. Untuk mengetahui informasi lebih lengkap, ikuti terus beritanya di detik.com/tag/jelajahumkmbri.

Sehari-hari menghabiskan waktu mengurus lahan dan pengiriman labu serta sayur-sayuran lain ke pasar, Dede Koswara menjadikan modifikasi mobil sebagai hobi pelepas penat. Petani milenial jebolan Sekolah Teknik Mesin (STM) itu memang doyan otak atik kendaraan sejak dulu. Salah satu kendaraan modifikasi kepunyaan Dede, yaitu sebuah Suzuky Carry pikap lansiran 2010. Mobil ini dijejali audio menggelegar layaknya kelab musik.
Selain rumah dan mobil mewah, Dede Koswara juga memiliki pikap modifikasi. Pikap yang telah dimodifikasi itu adalah Suzuky Carry lansiran 2010. 
Sehari-hari menghabiskan waktu mengurus lahan dan pengiriman labu serta sayur-sayuran lain ke pasar, Dede Koswara menjadikan modifikasi mobil sebagai hobi pelepas penat. Petani milenial jebolan Sekolah Teknik Mesin (STM) itu memang doyan otak atik kendaraan sejak dulu. Salah satu kendaraan modifikasi kepunyaan Dede, yaitu sebuah Suzuky Carry pikap lansiran 2010. Mobil ini dijejali audio menggelegar layaknya kelab musik.
Dede mengatakan mobil ini dipersiapkan untuk mengikuti kontes di Bandung tahun lalu. Tapi lantaran terhalang pandemi, kontes tersebut urung dilaksanakan.
Sehari-hari menghabiskan waktu mengurus lahan dan pengiriman labu serta sayur-sayuran lain ke pasar, Dede Koswara menjadikan modifikasi mobil sebagai hobi pelepas penat. Petani milenial jebolan Sekolah Teknik Mesin (STM) itu memang doyan otak atik kendaraan sejak dulu. Salah satu kendaraan modifikasi kepunyaan Dede, yaitu sebuah Suzuky Carry pikap lansiran 2010. Mobil ini dijejali audio menggelegar layaknya kelab musik.
Pikap itu berkelir hijau dengan gradasi cokelat. Bagian wajah mobil dibuat garang dengan aplikasi lampu LED Projector. Foglamp mengambil copotan Jetbus. Lampu-lampu tersebut mengeluarkan cahaya kelap kelip yang mengundang perhatian.
Sehari-hari menghabiskan waktu mengurus lahan dan pengiriman labu serta sayur-sayuran lain ke pasar, Dede Koswara menjadikan modifikasi mobil sebagai hobi pelepas penat. Petani milenial jebolan Sekolah Teknik Mesin (STM) itu memang doyan otak atik kendaraan sejak dulu. Salah satu kendaraan modifikasi kepunyaan Dede, yaitu sebuah Suzuky Carry pikap lansiran 2010. Mobil ini dijejali audio menggelegar layaknya kelab musik.
Di bagian belakang terpasang bumper beserta bodykit custom yang menjuntai ke bawah. Untuk menambah kesan agresif, Carry pikap ini dijejali set lampu belakang dari Toyota Fortuner VRZ.
Sehari-hari menghabiskan waktu mengurus lahan dan pengiriman labu serta sayur-sayuran lain ke pasar, Dede Koswara menjadikan modifikasi mobil sebagai hobi pelepas penat. Petani milenial jebolan Sekolah Teknik Mesin (STM) itu memang doyan otak atik kendaraan sejak dulu. Salah satu kendaraan modifikasi kepunyaan Dede, yaitu sebuah Suzuky Carry pikap lansiran 2010. Mobil ini dijejali audio menggelegar layaknya kelab musik.
Sektor audio digarap cukup serius. Head Unit single din Pioneer dipilih Dede sebagai pusat kontrol multimedia, serta dilengkapi prosesor Venom Pandora untuk mengolah output suara. Gelombang audio disalurkan ke empat speaker besar, masing-masing dua speaker di pintu kanan dan kiri, ditambah beberapa tweeter. Tak ketinggalan terpasang subwoofer untuk hasilkan dentuman bass menggelegar, didukung dua amplifier untuk hasilkan suara maksimal.
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M
Mantap, Petani Labu Punya Rumah Seharga Rp 2,5 M