Foto Bisnis

Semangat Perajin Mebel Demak di Tengah Pandemi

Pradita Utama - detikFinance
Jumat, 19 Mar 2021 21:40 WIB

Demak - Pandemi COVID-19 membuat sejumlah UMKM merana. Namun, semangat menggebu-gebu dari perajin mebel di Demak ini menepis itu semua.

Pandemi COVID-19 membuat sejumlah UMKM merana. Namun, semangat menggebu-gebu dari perajin mebel di Demak ini menepis itu semua.

Sejumlah perajin membuat kerajinan mebel di kawasan Wonosalam, Demak, Jawa Tengah, Rabu (3/3).

Pandemi COVID-19 membuat sejumlah UMKM merana. Namun, semangat menggebu-gebu dari perajin mebel di Demak ini menepis itu semua.

Usaha kerajinan mebel ini dimiliki oleh Hanafi .  Kesuksesan memang tidak datang begitu saja. Dibutuhkan proses dan ketekunan untuk bisa meraihnya. Itu juga yang dilakukan Hanafi, seorang pria lulusan SMP yang kini sukses menggeluti usaha bisnis mebel kayu, di Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak.

Pandemi COVID-19 membuat sejumlah UMKM merana. Namun, semangat menggebu-gebu dari perajin mebel di Demak ini menepis itu semua.

Kala itu, Hanafi merantau ke Jakarta bersama rombongan di Demak untuk menjadi pekerja mebel. Tuntutan akan kebutuhan ekonomi jadi alasannya. Namun, karena bosan terus menjadi pekerja hingga 8 tahun lama nya di Bintaro, akhirnya ia memutuskan untuk membuka usaha mebel sendiri di kampungnya di Demak.

Pandemi COVID-19 membuat sejumlah UMKM merana. Namun, semangat menggebu-gebu dari perajin mebel di Demak ini menepis itu semua.

Saat itu pada 2016 modal usaha pertamanya sebesar Rp 10 juta. Uang tersebut ia gunakan untuk membeli kayu jati dan mahoni di Perhutani. Ia pun memproduksi berbagai kebutuhan rumah, seperti pintu, jendela hingga lemari.

Pandemi COVID-19 membuat sejumlah UMKM merana. Namun, semangat menggebu-gebu dari perajin mebel di Demak ini menepis itu semua.

Lambat laun nasib baik pun menghampirinya. Ia banyak mendapat proyek rumah di Demak untuk membuat pintu. Selain Demak, ia juga kerap mendapat pesanan dari Jakarta hingga Palangkaraya dari jejaringnya saat bekerja dulu.

Pandemi COVID-19 membuat sejumlah UMKM merana. Namun, semangat menggebu-gebu dari perajin mebel di Demak ini menepis itu semua.

Lebih lanjut, dia mengaku usahanya memang tidak menentu bergantung pada proyek rumah. Saat permintaan banyak ia bisa membuat berbagai pintu hingga jendela. Adapun Omzet yang didapat pun per bulannya bergantung pada permintaan produksi tersebut.

Pandemi COVID-19 membuat sejumlah UMKM merana. Namun, semangat menggebu-gebu dari perajin mebel di Demak ini menepis itu semua.

Hanafi juga mengaku setelah mendapat pinjaman permodalan dari Bank BRI usahanya terus bergeliat. Perbedaanya terlihat dari tinggal masih kontrak hingga sekarang memiliki tempat tinggal sendiri, yang menyatu dengan tempat usahanya.

Pandemi COVID-19 membuat sejumlah UMKM merana. Namun, semangat menggebu-gebu dari perajin mebel di Demak ini menepis itu semua.

Sebagai informasi, kisah dari usaha mebel kayu ini menjadi satu dari kumpulan kisah dalam program Jelajah UMKM ke beberapa wilayah di Indonesia. Program Jelajah UMKM mengulas berbagai aspek kehidupan warga dan membaca potensi di daerah. Untuk mengetahui informasi lebih lengkap kunjungi detik.com/tag/jelajahumkmbri.

Semangat Perajin Mebel Demak di Tengah Pandemi
Semangat Perajin Mebel Demak di Tengah Pandemi
Semangat Perajin Mebel Demak di Tengah Pandemi
Semangat Perajin Mebel Demak di Tengah Pandemi
Semangat Perajin Mebel Demak di Tengah Pandemi
Semangat Perajin Mebel Demak di Tengah Pandemi
Semangat Perajin Mebel Demak di Tengah Pandemi
Semangat Perajin Mebel Demak di Tengah Pandemi