Foto Bisnis

Sepi Permintaan, Perajin Alat Musik Islami Tetap Bertahan

Rengga Sancaya - detikFinance
Senin, 22 Mar 2021 13:40 WIB

Jakarta - Pandemi COVID-19 memukul perajin alat musik Islam. Meski permintaan menurun, mereka tetap bertahan.

Pandemi COVID-19 memukul perajin alat musik Islam. Meski permintaan menurun, mereka tetap bertahan.
Meski produksi dan permintaan menurun drastis akibat pandemi COVID-19, perajin alat musik Islam tetap bertahan.
Pandemi COVID-19 memukul perajin alat musik Islam. Meski permintaan menurun, mereka tetap bertahan.
Perajin tetap berproduksi alat musik Islami seperti Rebana, Darbuka, Hadroh dan Marawis, di bengkelnya yang berada di Jalan Dewi sartika, Cawang, Jakarta Timur, Senin (22/03/2021).
Pandemi COVID-19 memukul perajin alat musik Islam. Meski permintaan menurun, mereka tetap bertahan.
Sebelum adanya pandemi Corona, permintaan alat musik Islami ini kebanyakan dari pihak sekolah.
Pandemi COVID-19 memukul perajin alat musik Islam. Meski permintaan menurun, mereka tetap bertahan.
Namun karena masa pandemi dan tidak adanya kegiatan sekolah, permintaan alat musik Islami pun kini sepi permintaan.
Pandemi COVID-19 memukul perajin alat musik Islam. Meski permintaan menurun, mereka tetap bertahan.
Alat musik Islami ini dijual mulai dari harga Rp 300 ribu hingga Rp 3 juta rupiah.
Pandemi COVID-19 memukul perajin alat musik Islam. Meski permintaan menurun, mereka tetap bertahan.
Perajin menyiapkan alat untuk membuat rebana.
Sepi Permintaan, Perajin Alat Musik Islami Tetap Bertahan
Sepi Permintaan, Perajin Alat Musik Islami Tetap Bertahan
Sepi Permintaan, Perajin Alat Musik Islami Tetap Bertahan
Sepi Permintaan, Perajin Alat Musik Islami Tetap Bertahan
Sepi Permintaan, Perajin Alat Musik Islami Tetap Bertahan
Sepi Permintaan, Perajin Alat Musik Islami Tetap Bertahan