Foto Bisnis

Menengok Pusat Batik Pekalongan di Tengah Larangan Mudik

Robby Bernardi - detikFinance
Selasa, 27 Apr 2021 21:30 WIB

Pekalongan - Kedatangan para pemudik untuk berbelanja dinanti para pedagang di Pasar Grosir Batik, Pekalongan. Namun, bagaimana kondisi pasar itu di tengah larangan mudik?

Kedatangan para pemudik untuk berbelanja dinanti para pedagang di Pasar Grosir Batik, Pekalongan. Namun, bagaimana kondisi pasar itu di tengah larangan mudik?

Begini kondisi di Pasar Grosir Batik, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (27/4/2021).  

Kedatangan para pemudik untuk berbelanja dinanti para pedagang di Pasar Grosir Batik, Pekalongan. Namun, bagaimana kondisi pasar itu di tengah larangan mudik?

Mudik tak hanya dinanti warga yang hendak pulang ke kampung halaman tetapi juga dinanti para pedagang di Pasar Grosir Batik, Kota Pekalongan. Di momen mudik, biasanya pemudik maupun wisatawan datang ke pasar itu untuk berbelanja.  

Kedatangan para pemudik untuk berbelanja dinanti para pedagang di Pasar Grosir Batik, Pekalongan. Namun, bagaimana kondisi pasar itu di tengah larangan mudik?

Namun, pandemi COVID-19 membuat geliat perekonomian di pasar itu menjadi lesu, terlebih mudik pun dilarang guna mencegah penyebaran virus Corona.

Kedatangan para pemudik untuk berbelanja dinanti para pedagang di Pasar Grosir Batik, Pekalongan. Namun, bagaimana kondisi pasar itu di tengah larangan mudik?

Saat ini, tidak sedikit pedagang yang lebih memilih menutup kios lebih awal ketimbang dua tahun sebelumnya sampai malam. Hal ini, disebabkan sepinya pengunjung.

Kedatangan para pemudik untuk berbelanja dinanti para pedagang di Pasar Grosir Batik, Pekalongan. Namun, bagaimana kondisi pasar itu di tengah larangan mudik?

Pedagang batik hanya mengandalkan pengunjung lokal dan pesanan melalui online, walaupun tidak sebesar jika offline dua tahun sebelumnya.  

Kedatangan para pemudik untuk berbelanja dinanti para pedagang di Pasar Grosir Batik, Pekalongan. Namun, bagaimana kondisi pasar itu di tengah larangan mudik?

Karena sepi ini juga tidak sedikit pedagang menghemat tenaga, untuk menutup kiosnya. Biasanya, pedagang yang memiliki kios lebih dari dua, akan menutup satu kiosnya untuk menghemat. Namun jika ramai, pemilik kios biasanya akan membuka toko mereka, terutama saat puncak arus balik. Di saat puncak arus balik, biasanya akan ramai para pengunjung.

Kedatangan para pemudik untuk berbelanja dinanti para pedagang di Pasar Grosir Batik, Pekalongan. Namun, bagaimana kondisi pasar itu di tengah larangan mudik?

Salah seorang pedagang bernama Rani menuturkan jika tahun kemarin, omzet jualan para pedagang, rata-rata turun hingga mencapai 70 -80 persen. Namun, diakuinya sebelum ini, di awal bulan puasa, penjualan agak mendingan, sebelum diberlakukan larangan mudik. Sementara itu, Zaenul, salah seorang pengurus paguyuban pedagang, mengatakan, jumlah kios di Grosir Setono ini mencapai 500 kios. Dampak dari adanya pendemi Corona dan pembatasan kegiatan masyarakat, pasar menjadi sepi.

Menengok Pusat Batik Pekalongan di Tengah Larangan Mudik
Menengok Pusat Batik Pekalongan di Tengah Larangan Mudik
Menengok Pusat Batik Pekalongan di Tengah Larangan Mudik
Menengok Pusat Batik Pekalongan di Tengah Larangan Mudik
Menengok Pusat Batik Pekalongan di Tengah Larangan Mudik
Menengok Pusat Batik Pekalongan di Tengah Larangan Mudik
Menengok Pusat Batik Pekalongan di Tengah Larangan Mudik