Foto Bisnis

Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah

Grandyos Zafna - detikFinance
Selasa, 11 Mei 2021 21:17 WIB

Tangerang - Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

Sasongko Cahyo Suyoto (43) tengah melukis di kediamannya yang berada di kawasan Tangerang Kota, Banten, Selasa (11/5/2021).

Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

Pria lulusan Desain Komunikasi Visual UNS Solo ini memanfaatkan limbah seperti genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis.

Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

Sejak 5 tahun terakhir Sasongko menggunakan genting, kertas nasi, Palet Kayu dan Canvas sebagai media lukisnya.

Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

Bahan-bahan tersebut ia dapatkan dari sekitar lingkungan rumahnya.  

Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

Cat yang digunakan Sasongko dalam membuat lukisannya adalah cat minyak dan cat tembok.

Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

Lukisan karya Sasongko ini dijual mulai dari Rp 50 ribu hingga jutaan rupiah.

Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

Tak hanya diminati di Indonesia, lukisan karya Sasongko ini pun sudah menembus pasar Eropa.  

Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

Meski begitu, pandemi COVID-19 yang tengah melanda di Indonesia turut berdampak pada penjualan karya-karya pria berusia 43 tahun ini.  

Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

. Sasongko pun mengaku omzetnya menurun imbas terdampak pandemi.

Sasongko Cahyo Suyoto manfaatkan limbah genting dan kayu bekas sebagai media untuk melukis. Tak hanya diminati di Indonesia, lukisannya juga tembus pasar Eropa.

Namun, Sasongko tetap berkarya. Ia pun memanfaatkan media sosialnya yakni @pelukis2021 untuk memasarkan karyanya.

Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah
Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah
Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah
Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah
Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah
Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah
Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah
Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah
Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah
Potret Seniman di Tangerang Mengolah Limbah Menjadi Rupiah