Foto Bisnis

Tabung Oksigen Langka, Harga Langsung Melambung

Robby Bernardi - detikFinance
Kamis, 01 Jul 2021 21:30 WIB

Batang - Kelangkaan oksigen kian menjadi, di tengah pendemi corona kali ini. Akibatnya, harga melambung karena banyaknya permintaan dengan keterbatasan stok yang ada.

Kelangkaan oksigen kian menjadi, di tengah pendemi corona kali ini. Akibatnya, harga melambung karena banyaknya permintaan dengan keterbatasan stok yang ada.

Teguh Irawan, Warga Comal, Pemalang, mengakui dirinya kesulitan mencari isi ulang oksigen. Kalaupun ada, harganya melambung.

Kelangkaan oksigen kian menjadi, di tengah pendemi corona kali ini. Akibatnya, harga melambung karena banyaknya permintaan dengan keterbatasan stok yang ada.

Pada detikcom, saat ditemui di salah satu agen oksigen di Batang, Kamis (01/07), dirinya dari Comal (Pemalang), baru dapat stok di Wilayah Kabupaten Batang. Bahkan, sebelumnya dirinya juga mengalami hal yang sama saat berada di Tengerang. Ia membutuhkan oksigen untuk keperluan mertuanya, yang tengah menjalani perawatan di rumah.

Kelangkaan oksigen kian menjadi, di tengah pendemi corona kali ini. Akibatnya, harga melambung karena banyaknya permintaan dengan keterbatasan stok yang ada.

Di Batang,  di Toko alkes CV Artasindo Medika yang berada di Proyonanggan Tengah, Batang ini, dirinya hanya mendapatkan oksigen isi ulang dengan ukuran satu liter. Padahal, menurutnya, oksigen satu liter akan habis dalam waktu dua hari untuk kebutuhan mertuanya.

Kelangkaan oksigen kian menjadi, di tengah pendemi corona kali ini. Akibatnya, harga melambung karena banyaknya permintaan dengan keterbatasan stok yang ada.

Sugi (58) warga di Kecamatan Bandar, dilokasi yang sama, mengatakan dirinya sebelumnya mencari di wilayah Kecamatan Bandar, tidak ada. Akhirnya, ke Kota Batang dan baru menemukan. Ia membeli baru satu set tabung oksigen ukuran 1 meter kubik dan regulatornya.

Kelangkaan oksigen kian menjadi, di tengah pendemi corona kali ini. Akibatnya, harga melambung karena banyaknya permintaan dengan keterbatasan stok yang ada.

Arya Dinarta, seorang Distributor Tabung Oksigen di Batang, mengakui permintaan tabung oksigen ataupun isi ulang oksigen meningkat hingga 300 persen. Dirinya sendiri dalam sehari, hanya bisa kejatah menjual 10- 15 tabung. Sedangkan isi ulang tabung ukuran 1 meter kubik bisa mencapai 60 tabung.

Kelangkaan oksigen kian menjadi, di tengah pendemi corona kali ini. Akibatnya, harga melambung karena banyaknya permintaan dengan keterbatasan stok yang ada.

Diakuinya, permintaan tabung oksigen begitu tinggi, mengingat banyak warga yang menggunakannya untuk kebutuhan salah satu keluarga yang tengah menjalani perawatan mandiri di rumah.

Kelangkaan oksigen kian menjadi, di tengah pendemi corona kali ini. Akibatnya, harga melambung karena banyaknya permintaan dengan keterbatasan stok yang ada.

Permintaan naik dengan ketersediaan stok terbatas, membuat harga Tabung oksigen pun melambung. Sebut saja tabung kecil ukuran 0,3 meter kubik dari harga lama Rp 550 ribu menjadi Rp 700 ribu. Sedangkan tabung ukuran 1 meter kubik harga lama Rp 650 ribu menjadi Rp 1,4 juta. Untuk tabung besar berukuran 6 meter kubik harga lama Rp 1,7 juta menjadi Rp 3 juta.

Kelangkaan oksigen kian menjadi, di tengah pendemi corona kali ini. Akibatnya, harga melambung karena banyaknya permintaan dengan keterbatasan stok yang ada.

Sedangkan untuk oksigen isi ulang ukuran tabung 1 meter kubik, saat ini Rp 110 ribu dari harga semula Rp 75 ribu. Selaku agen pihaknya pun akhirnya membatasi pembelian tabung oksigen maupun oksigen isi ulang.

Tabung Oksigen Langka, Harga Langsung Melambung
Tabung Oksigen Langka, Harga Langsung Melambung
Tabung Oksigen Langka, Harga Langsung Melambung
Tabung Oksigen Langka, Harga Langsung Melambung
Tabung Oksigen Langka, Harga Langsung Melambung
Tabung Oksigen Langka, Harga Langsung Melambung
Tabung Oksigen Langka, Harga Langsung Melambung
Tabung Oksigen Langka, Harga Langsung Melambung