Foto Bisnis

Penampakan Sepinya ITC Kuningan Dihantam Pandemi

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 21 Sep 2021 16:05 WIB

Jakarta - Pengusaha di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, ramai-ramai tutup kiosnya karena tak mampu lagi mempertahankan usahanya. Kini pusat perbelanjaan itu pun sepi.

Pandemi yang masih bergulir masih terus berdampak pada dunia usaha. Seperti pengusaha di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, mereka ramai-ramai tutup kiosnya karena tak mampu lagi mempertahankan usahanya.

Pandemi yang masih bergulir masih terus berdampak pada dunia usaha. Seperti pengusaha di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, mereka ramai-ramai tutup kiosnya karena tak mampu lagi mempertahankan usahanya.   

Pandemi yang masih bergulir masih terus berdampak pada dunia usaha. Seperti pengusaha di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, mereka ramai-ramai tutup kiosnya karena tak mampu lagi mempertahankan usahanya.

Berdasarkan pantauan detikcom, Selasa (21/9/2021) dari lantai semi dasar dan paling atas lantai 4, banyak toko yang tutup. Kebanyakan dari toko tertulis disewakan, meski beberapa juga ada yang menjualnya.   

Pandemi yang masih bergulir masih terus berdampak pada dunia usaha. Seperti pengusaha di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, mereka ramai-ramai tutup kiosnya karena tak mampu lagi mempertahankan usahanya.

Saat ditelusuri, paling banyak toko yang tutup itu pada lantai semi dasar. Salah satu penjahit bernama Arman mengatakan, rata-rata toko tutup saat PSBB. Kemudian bertambah banyak lagi saat PPKM berlaku.

Pandemi yang masih bergulir masih terus berdampak pada dunia usaha. Seperti pengusaha di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, mereka ramai-ramai tutup kiosnya karena tak mampu lagi mempertahankan usahanya.

Meskipun begitu, masih ada beberapa kios yang buka. Kalau di lantai semi dasar sendiri jarang ada pengujung yang hendak membeli kain atau mau menjahit.

Pandemi yang masih bergulir masih terus berdampak pada dunia usaha. Seperti pengusaha di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, mereka ramai-ramai tutup kiosnya karena tak mampu lagi mempertahankan usahanya.

Kemudian di lantai-lantai berikutnya. Toko toko juga terpantau sepi pembeli, atau pun pengujung yang melihat-lihat.

Pandemi yang masih bergulir masih terus berdampak pada dunia usaha. Seperti pengusaha di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, mereka ramai-ramai tutup kiosnya karena tak mampu lagi mempertahankan usahanya.

Para pedagang pun tetap masih gencar menjualkan dagangannya. Suara "boleh ka, cari apa. Lihat-lihat dulu saja," masih terdengar nyaring ketika ada pengujung yang lewat.

Pandemi yang masih bergulir masih terus berdampak pada dunia usaha. Seperti pengusaha di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, mereka ramai-ramai tutup kiosnya karena tak mampu lagi mempertahankan usahanya.

Sementara perihal harga sewa, Arman mengatakan untuk toko yang dekat tokonya harga sewanya ditawarkan miring. Dari normalnya Rp 20-30 juta pertahun sekarang bisa belasan juta saja.

Pandemi yang masih bergulir masih terus berdampak pada dunia usaha. Seperti pengusaha di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, mereka ramai-ramai tutup kiosnya karena tak mampu lagi mempertahankan usahanya.

Ditemui di lantai berbeda, pemilik toko Hp bernama Agung mengatakan kalau toko-toko yang posisinya dekat eskalator atau di depan harga normal sewanya Rp 90 juta Rp 100 juta/tahun.

Penampakan Sepinya ITC Kuningan Dihantam Pandemi
Penampakan Sepinya ITC Kuningan Dihantam Pandemi
Penampakan Sepinya ITC Kuningan Dihantam Pandemi
Penampakan Sepinya ITC Kuningan Dihantam Pandemi
Penampakan Sepinya ITC Kuningan Dihantam Pandemi
Penampakan Sepinya ITC Kuningan Dihantam Pandemi
Penampakan Sepinya ITC Kuningan Dihantam Pandemi
Penampakan Sepinya ITC Kuningan Dihantam Pandemi