Foto Bisnis

Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi

Agung Pambudhy - detikFinance
Sabtu, 02 Okt 2021 20:00 WIB

Lampung - Pandemi membuat usaha pembuatan emping melinjo sempat terpukul. Namun usaha pembuatan emping di Lampung Tengah ini mampu bertahan dari jerat pandemi.

Berbagai sektor usaha sempat terpukul akibat efek pandemi berkepanjangan, tak terkecuali usaha pembuatan emping melinjo. Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo di Lampung Tengah mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar. Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkap usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkapkan usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Berbagai sektor usaha sempat terpukul akibat efek pandemi berkepanjangan, tak terkecuali usaha pembuatan emping melinjo. Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo di Lampung Tengah mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar. Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkap usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo ini mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar.

Berbagai sektor usaha sempat terpukul akibat efek pandemi berkepanjangan, tak terkecuali usaha pembuatan emping melinjo. Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo di Lampung Tengah mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar. Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkap usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Dimulai dari skala kecil, kini usaha yang berlokasi di Desa Nambah Dadi, Terbanggi Besar, Bandar Jaya, Lampung Tengah ini mempekerjakan ibu-ibu sekitar sebagai buruh produksi harian.

Berbagai sektor usaha sempat terpukul akibat efek pandemi berkepanjangan, tak terkecuali usaha pembuatan emping melinjo. Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo di Lampung Tengah mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar. Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkap usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Suwarti mengatakan dalam sehari usaha miliknya bisa memproduksi kurang lebih 100 kg melinjo untuk dijadikan emping.

Berbagai sektor usaha sempat terpukul akibat efek pandemi berkepanjangan, tak terkecuali usaha pembuatan emping melinjo. Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo di Lampung Tengah mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar. Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkap usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Biasanya, jumlah melinjo yang diproduksi akan bergantung pada jumlah pekerja yang datang.

Berbagai sektor usaha sempat terpukul akibat efek pandemi berkepanjangan, tak terkecuali usaha pembuatan emping melinjo. Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo di Lampung Tengah mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar. Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkap usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Satu orang pekerja bisa mengerjakan 10 kg melinjo per harinya.

Berbagai sektor usaha sempat terpukul akibat efek pandemi berkepanjangan, tak terkecuali usaha pembuatan emping melinjo. Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo di Lampung Tengah mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar. Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkap usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Untuk setiap 1 kg melinjo, akan dihasilkan 1/2 kg emping jika hasil produksi sedang bagus.

Berbagai sektor usaha sempat terpukul akibat efek pandemi berkepanjangan, tak terkecuali usaha pembuatan emping melinjo. Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo di Lampung Tengah mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar. Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkap usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Saat ini, bisnis produksi emping Suwarti bisa meraih omzet hingga Rp 45 juta per bulannya dengan harga jual emping yang kini berada di kisaran Rp 30.000/kg.

Berbagai sektor usaha sempat terpukul akibat efek pandemi berkepanjangan, tak terkecuali usaha pembuatan emping melinjo. Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo di Lampung Tengah mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar. Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkap usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Melalui Klaster Emping Melinjo, Suwarti pun mengajak ibu-ibu di desanya untuk memiliki penghasilan dari kesibukan sederhana ini. Ia mengaku, kesempatan bekerja memproduksi emping tak terbatas pada ibu-ibu saja, sebab anak muda juga bisa ikut untuk bekerja di sini.

Berbagai sektor usaha sempat terpukul akibat efek pandemi berkepanjangan, tak terkecuali usaha pembuatan emping melinjo. Meski sempat kesulitan, usaha pembuatan emping melinjo di Lampung Tengah mampu bertahan dari jerat pandemi dan memberdayakan ibu-ibu sekitar. Pemilik Usaha Emping Melinjo dari Klaster Emping Melinjo Mitra Agam, Suwarti mengungkap usaha miliknya mulai dirintis sejak 1997 silam.

Diketahui, Suwarti juga mengambil pinjaman KUR dari BRI untuk dapat menyokong usaha emping melinjo agar tetap terus bertahan di tengah pandemi. Adapun pinjaman ini menjadi modal bagi usaha miliknya untuk terus beroperasi dan memproduksi emping, serta menopang perekonomian ibu-ibu sekitar.

Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi
Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi
Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi
Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi
Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi
Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi
Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi
Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi
Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi
Perajin Emping di Lampung Ini Mencoba Bertahan dari Jerat Pandemi