Foto Bisnis

Update Terkini Proyek Penangkal Banjir YIA Rp 764 Miliar

Jalu Rahman Dewantara - detikFinance
Kamis, 28 Okt 2021 19:30 WIB

Kulon Progo - Proyek pengaman Sungai Bogowonto terus dikebut. Proyek ini akan difungsikan sebagai penangkal banjir di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA).

Proyek pengaman Sungai Bogowonto terus dikebut. Proyek ini akan difungsikan sebagai penangkal banjir di kawasan Yogyakarta International Airport/YIA.

Proyek pengaman Sungai Bogowonto yang akan difungsikan sebagai penangkal banjir di kawasan Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Airport/YIA) dan sekitarnya terus dikebut.

Proyek pengaman Sungai Bogowonto terus dikebut. Proyek ini akan difungsikan sebagai penangkal banjir di kawasan Yogyakarta International Airport/YIA.

Meski terkendala tingginya gelombang laut pantai selatan, pelaksana proyek memastikan pembangunan terus berjalan dan dapat dituntaskan pada 2023 mendatang.

Proyek pengaman Sungai Bogowonto terus dikebut. Proyek ini akan difungsikan sebagai penangkal banjir di kawasan Yogyakarta International Airport/YIA.

Proyek ini menelan anggaran Rp 764 miliar, dengan rincian Rp375 miliar untuk pembangunan jetty (dermaga) sisi timur dan Rp 389 miliar jetty sisi barat.

Proyek pengaman Sungai Bogowonto terus dikebut. Proyek ini akan difungsikan sebagai penangkal banjir di kawasan Yogyakarta International Airport/YIA.

Total progres pembangunan saat ini sudah mencapai 41 persen. Terdiri dari pembangunan jetty (dermaga) sebelah barat Sungai Bogowonto 43 persen dan jetty sebelah timur 40 persen.

Proyek pengaman Sungai Bogowonto terus dikebut. Proyek ini akan difungsikan sebagai penangkal banjir di kawasan Yogyakarta International Airport/YIA.

Untuk diketahui pembangunan pengaman muara Sungai Bogowonto ini dilatarbelakangi dari adanya penutupan muara sungai sejak beberapa tahun ke belakang. Sehingga menyebabkan penyumbatan muara yang memicu banjir di kawasan hulu muara tersebut. Berdasarkan data kebencanaan BBWSSO, banjir imbas penyumbatan itu bisa berdampak pada sekitar 2.600 hektar yang terdiri dari 600 hektar di wilayah DIY, meliputi Temon, Wates (Kulon Progo) dan sekitarnya, serta 2.000 hektar wilayah Jawa Tengah meliputi Purwodadi, Bagelen, hingga Ngombol (Purworejo).

Update Terkini Proyek Penangkal Banjir YIA Rp 764 Miliar
Update Terkini Proyek Penangkal Banjir YIA Rp 764 Miliar
Update Terkini Proyek Penangkal Banjir YIA Rp 764 Miliar
Update Terkini Proyek Penangkal Banjir YIA Rp 764 Miliar
Update Terkini Proyek Penangkal Banjir YIA Rp 764 Miliar