ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Menilik Rempah-rempah yang Jadi Ladang Uang di Desa Jingkang Sumedang

Nur Azis - detikFinance
Sabtu, 30 Okt 2021 19:15 WIB

Sumedang - Para petani mengolah bumbu dapur, rempah-rempah maupun empon-empon di Jingkang Sumedang. Kawasan tersebut dikenal sebagai penghasil uang dari rempah-rempah.

Para petani mengolah bumbu dapur, rempah-rempah maupun empon-empon di Jingkang Sumedang. Kawasan tersebut dikenal sebagai penghasil uang dari rempah-rempah.

Salah satu perkebunan rempah yang ada di Desa Jingkang, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang. Sejumlah komoditas dihasilkan kunyit, lada, kencur, jahe serta bahan rempah lainnya.

Para petani mengolah bumbu dapur, rempah-rempah maupun empon-empon di Jingkang Sumedang. Kawasan tersebut dikenal sebagai penghasil uang dari rempah-rempah.

Dayat (72) menjadi salah satu petani rempah berskala kecil di Desa Jingkang, Sumedang. Dari jumlah bibit masing-masing sebanyak 2-3 kuintal seperti kunyit, kencur, laja, jahe. Maka masing-masing rempah tersebut akan menghasilkan sekitar 1 ton.

Para petani mengolah bumbu dapur, rempah-rempah maupun empon-empon di Jingkang Sumedang. Kawasan tersebut dikenal sebagai penghasil uang dari rempah-rempah.

Setelah dipanen, rempah seperti kencur atau tanaman yang mempunyai akar batang ini kemudian dibersihkan dari sisa-sisa tanah dan akar-akar kecil yang tidak terpakai.

Para petani mengolah bumbu dapur, rempah-rempah maupun empon-empon di Jingkang Sumedang. Kawasan tersebut dikenal sebagai penghasil uang dari rempah-rempah.

Seperti inilah bentuk tampilan kencur setelah dipanen.

Para petani mengolah bumbu dapur, rempah-rempah maupun empon-empon di Jingkang Sumedang. Kawasan tersebut dikenal sebagai penghasil uang dari rempah-rempah.

Detail tampilan kencur setelah dipanen.

Para petani mengolah bumbu dapur, rempah-rempah maupun empon-empon di Jingkang Sumedang. Kawasan tersebut dikenal sebagai penghasil uang dari rempah-rempah.

Seorang ibu tampak telaten membersihkan kencur yang baru dipanen dari akar-akarnya yang tidak terpakai.

Para petani mengolah bumbu dapur, rempah-rempah maupun empon-empon di Jingkang Sumedang. Kawasan tersebut dikenal sebagai penghasil uang dari rempah-rempah.

Setelah dibersihkan, kencur kemudian diayak untuk menghilangkan sisa tanah yang masih menempel untuk selanjutnya dimasukan ke dalam karung.

Para petani mengolah bumbu dapur, rempah-rempah maupun empon-empon di Jingkang Sumedang. Kawasan tersebut dikenal sebagai penghasil uang dari rempah-rempah.

Kencur yang telah dimasukan ke dalam karung kemudian ditimbang untuk selanjutnya siap diambil oleh para bandar.

Menilik Rempah-rempah yang Jadi Ladang Uang di Desa Jingkang Sumedang
Menilik Rempah-rempah yang Jadi Ladang Uang di Desa Jingkang Sumedang
Menilik Rempah-rempah yang Jadi Ladang Uang di Desa Jingkang Sumedang
Menilik Rempah-rempah yang Jadi Ladang Uang di Desa Jingkang Sumedang
Menilik Rempah-rempah yang Jadi Ladang Uang di Desa Jingkang Sumedang
Menilik Rempah-rempah yang Jadi Ladang Uang di Desa Jingkang Sumedang
Menilik Rempah-rempah yang Jadi Ladang Uang di Desa Jingkang Sumedang
Menilik Rempah-rempah yang Jadi Ladang Uang di Desa Jingkang Sumedang

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT