Foto Bisnis

Ini Dia 6 Maskapai Penerbangan Dunia yang Kolaps Dihantam COVID-19

dok. detikcom - detikFinance
Selasa, 02 Nov 2021 14:30 WIB

Jakarta - Industri penerbangan menjadi salah satu sektor yang terpukul cukup keras saat pandemi virus corona merebak. Banyak maskapai dunia yang terpaksa gulung tikar.

This picture made available by ITA (Italy Air Transportation) on Monday, Oct. 11, 2021, shows one of the company's first Airbus A320 that will start flying as of Oct. 15, 2021. Alitalia, long financially ailing, won’t exist anymore since Oct. 14, and its new incarnation, a new company called ITA, will start out with a fleet of 52 aircraft, which will go up to 78 in 2022 with the arrival of new-generation airplanes. The new company being formed says it will only keep some 2,800 of 10,000 of Alitalia’s employees. (ITA via LaPresse/AP)

Maskapai asal Italia, Alitalia resmi menutup bisnis penerbangannya secara permanen setelah 74 tahun mengudara. Pemerintah telah menggelontorkan miliaran euro untuk menyelamatkan perusahaan, namun sayangnya Alitalia tak mampu bertahan mengatasi persaingan global dan beradaptasi dengan perubahan di sektor penerbangan. Foto: ITA via LaPresse/AP

Maskapai Bangkrut, Pramugari Alitalia Demo Buka Baju

Alitalia digantikan dengan maskapai nasional baru bernama ITA. Namun, para awak kabin yang dipekerjakan kembali dibayar terlalu murah dibanding saat berseragam Alitalia dan memicu aksi protes. Aksi Protes ini cukup menyita perhatian, karena para awak kabin protes dengan melepas baju. Foto: Dok. Instagram/simonaberterame

Maskapai Paling Ramah Lingkungan

Latam Airlines Group, maskapai terbesar di kawasan Amerika Latin pun tumbang dihajar Corona. Mereka tak kuat lagi menanggung beban finansial. Sebelum ada pandemi Corona, Latam sempat mencatatkan keuntungan. Namun setelah badai Corona datang, maskapai akhirnya kolaps karena permintaan global turun drastis. Foto: (Facebook)

Ilustrasi pesawat

Maskapai penerbangan asal Meksiko, Aeromexico mengajukan kebangkrutan di pengadilan Amerika Serikat. Permohonan ini dilakukan karena maskapai telah terpukul akibat krisis virus Corona. Foto: iStock

Ilustrasi pesawat

Philippine Airlines Inc, maskapai penerbangan asal Filipina mengajukan kebangkrutan di New York. Hal ini karena perusahaan tak mampu menahan tekanan yang terjadi hampir dua tahun. Pandemi COVID-19 mempengaruhi semua lini bisnis termasuk penerbangan benar-benar menghancurkan bisnis maskapai. Foto: iStock

Maskapai Thailand, Thai Airways, berupaya pulih dari kebangkrutan. Maskapai akan menjual 42 pesawat dan mem-PHK sepertiga tenaga kerjanya untuk mengurangi biaya operasional.

Maskapai penerbangan asal Thailand, Thai Airways International memutuskan untuk mengurangi armada dan tenaga kerjanya. Thai Airways yang tengah berjuang bertahan hidup akan menjual 42 unit pesawat dan melakukan pemangkasan pada sepertiga karyawannya. Foto: AFP/Jack Taylor

Pesawat Garuda Pakai Masker

Garuda Indonesia, maskapai penerbangan asal Indonesia kini dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Maskapai nasional ini terlilit utang hingga kerugian bulanan yang cukup besar. Garuda diambang pailit. Foto: Dok. Garuda Indonesia

Pesawat Garuda Indonesia

Garuda Indonesia terpukul karena pasar yang ambruk dampak dari pandemi COVID-19. Jumlah penumpang tidak maksimal, sementara armada dan karyawan masih normal, tentu hal ini menimbulkan kerugian bagi Garuda. Santer kabar Garuda Indonesia akan digantikan dengan Pelita Air Service. Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom

Ini Dia 6 Maskapai Penerbangan Dunia yang Kolaps Dihantam COVID-19
Ini Dia 6 Maskapai Penerbangan Dunia yang Kolaps Dihantam COVID-19
Ini Dia 6 Maskapai Penerbangan Dunia yang Kolaps Dihantam COVID-19
Ini Dia 6 Maskapai Penerbangan Dunia yang Kolaps Dihantam COVID-19
Ini Dia 6 Maskapai Penerbangan Dunia yang Kolaps Dihantam COVID-19
Ini Dia 6 Maskapai Penerbangan Dunia yang Kolaps Dihantam COVID-19
Ini Dia 6 Maskapai Penerbangan Dunia yang Kolaps Dihantam COVID-19
Ini Dia 6 Maskapai Penerbangan Dunia yang Kolaps Dihantam COVID-19