Foto Bisnis

Gerakan Ibu Bangsa untuk Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

dok. Kemnaker - detikFinance
Jumat, 05 Nov 2021 09:03 WIB

Jakarta - Kowani kembali wujudkan dukungan-pengawalan RUU PPRT dapat segera menjadi UU, melalui Gerakan Ibu Bangsa untuk Perlindungan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

Kowani kembali wujudkan dukungan dan pengawalan agar RUU PPRT dapat segera menjadi UU, melalui Gerakan Ibu Bangsa untuk Perlindungan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

Acara diskusi secara daring itu merupakan kolaborasi antara Kowani dengan Jala PRT, KOSGORO 1957, Institut SARINAH, JalaStoria dan Komnas Perempuan.

Kowani kembali wujudkan dukungan dan pengawalan agar RUU PPRT dapat segera menjadi UU, melalui Gerakan Ibu Bangsa untuk Perlindungan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

Melalui visi dan misinya yaitu memperjuangkan kesetaraan dan keadilan gender dalam bidang kehidupan, berkeluarga, baik itu dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Berarti bahwa memperjuangkan hak perempuan Indonesia termasuk PRT yang merupakan perempuan Indonesia yang rentan terhadap tindak kekerasan. 

Kowani kembali wujudkan dukungan dan pengawalan agar RUU PPRT dapat segera menjadi UU, melalui Gerakan Ibu Bangsa untuk Perlindungan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

Terlebih lagi anggota Kowani keseluruhannya adalah perempuan dan merupakan sebagian besar dari pemberi kerja, maka tentunya sangat concern, fokus dan komitmen berkelanjutan terhadap pengawalan dari RUU PPRT ini. Pekerja Rumah Tangga adalah salah satu pekerjaan tertua dan terbesar karena paling dibutuhkan  di berbagai belahan dunia. PRT sampai saat ini menempati salah satu posisi jumlah tenaga kerja terbesar Indonesia.  Berdasarkan Survei ILO Jakarta 2015 jumlah PRT di Indonesia sebesar 4,2 juta dengan 84% mayoritas perempuan. Jumlah tersebut menandakan bahwa kehadiran PRT sangat dibutuhkan. 

Gerakan Ibu Bangsa untuk Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Gerakan Ibu Bangsa untuk Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Gerakan Ibu Bangsa untuk Perlindungan Pekerja Rumah Tangga