Foto Bisnis

Kain dari Majalaya Ini Masih Ditenun Secara Tradisional, Loh...

Yuga Hassani - detikFinance
Rabu, 19 Jan 2022 19:02 WIB

Bandung - Rumah Tenun Balqis terus memproduksi kain tenun Majalaya karena permintaan pasar. Mereka memproduksi dengan cara disulam dan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

Rumah Tenun Balqis terus melakukan produksi tenun Majalaya karena permintaan pasar. Beberapa perajin memproduksi dengan cara disulam dan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

Industri fesyen tenun di Majalaya, Kabupaten Bandung tidak pernah kehilangan arahnya. Bahkan meski pandemi Covid-19, masih terus melakukan produksi karena ada permintaan pasar.

Rumah Tenun Balqis terus melakukan produksi tenun Majalaya karena permintaan pasar. Beberapa perajin memproduksi dengan cara disulam dan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

Tidak hanya itu, yang uniknya bahwa beberapa tenun Majalaya dibuat secara manual, dan dikategorikan sebagai Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Salah satunya adalah Rumah Tenun Balqis yang sudah berdiri sejak tahun 1952. 

Rumah Tenun Balqis terus melakukan produksi tenun Majalaya karena permintaan pasar. Beberapa perajin memproduksi dengan cara disulam dan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

Produksi tenun di Rumah Tenun Balqis menggunakan dua metode. Satu menggunakan manual dengan disulam dan menggunakan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

Rumah Tenun Balqis terus melakukan produksi tenun Majalaya karena permintaan pasar. Beberapa perajin memproduksi dengan cara disulam dan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

Pemilik Rumah Tenun Balqis, Ivan Mulyana menjelaskan bahwa terdapat perbedaan dari segi produksi dengan tenun yang menggunakan mesin. Menurutnya hal tersebut disesuaikan dengan kapasitas.

Kain dari Majalaya Ini Masih Ditenun Secara Tradisional, Loh...
Kain dari Majalaya Ini Masih Ditenun Secara Tradisional, Loh...
Kain dari Majalaya Ini Masih Ditenun Secara Tradisional, Loh...
Kain dari Majalaya Ini Masih Ditenun Secara Tradisional, Loh...