Foto Bisnis

Ini yang Bikin Warga Rusia Panik Serbu ATM-Bank buat Tarik Uang

AP Photo - detikFinance
Selasa, 01 Mar 2022 10:31 WIB

Rusia - Dampak sanksi ekonomi terhadap Rusia imbas invasi ke Ukraina mulai terasa. Warga ramai-ramai mendatangi ATM hingga bank untuk menarik uang sebanyak-banyaknya.

Dampak sanksi ekonomi terhadap Rusia imbas invasi ke Ukraina mulai terasa. Warga Rusia ramai-ramai datangi ATM hingga bank untuk tarik uang sebanyak-banyaknya.

Sejumlah warga mengantre untuk menarik uang di ATM yang berada di Bank Alfa, Moskow, Rusia, Minggu (27/2/2022). AP Photo/Victor Berzkin.

Dampak sanksi ekonomi terhadap Rusia imbas invasi ke Ukraina mulai terasa. Warga Rusia ramai-ramai datangi ATM hingga bank untuk tarik uang sebanyak-banyaknya.

Seperti diketahui, sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, negara-negara Eropa, Jepang, hingga Singapura, menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia imbas aksinya menginvasi Ukraina. Dampak sanksi ekonomi pun mulai dirasakan oleh warga Rusia. AP Photo/Dmitri Lovetsky.

Dampak sanksi ekonomi terhadap Rusia imbas invasi ke Ukraina mulai terasa. Warga Rusia ramai-ramai datangi ATM hingga bank untuk tarik uang sebanyak-banyaknya.

Kepanikan terlihat di sejumlah ATM maupun bank yang berada di wilayah Rusia. Antrean panjang terlihat di sana karena warga ramai-ramai hendak menarik uang mereka. AP Photo/Dmitri Lovetsky.

Dampak sanksi ekonomi terhadap Rusia imbas invasi ke Ukraina mulai terasa. Warga Rusia ramai-ramai datangi ATM hingga bank untuk tarik uang sebanyak-banyaknya.

Dilaporkan, dampak sanksi ekonomi terhadap Rusia tak hanya menjatuhkan mata uang rubel, yang merosot hingga 30 persen, tetapi juga membuat bank sentral Rusia kembali menaikkan suku bunga dari 9,5% menjadi 20%. Dilansir dari BBC, Selasa (1/3/2022), kondisi ini turut menggerus daya beli masyarakat Rusia dan menurunkan nilai tabungan di bank. AP Photo/Dmitri Lovetsky.

Dampak sanksi ekonomi terhadap Rusia imbas invasi ke Ukraina mulai terasa. Warga Rusia ramai-ramai datangi ATM hingga bank untuk tarik uang sebanyak-banyaknya.

Pasar saham Moskow pun tercatat mengalami kerugian besar karena investor melakukan aksi jual besar-besaran. Juru bicara presiden Kremlin Dmitry Peskov mengungkapkan ini adalah sanksi yang berat. Sebelumnya, Inggris bersama AS serta Uni Eropa memutus hubungan bank-bank besar di pasar keuangan negara-negara Barat. Mereka melarang bank tersebut bertransaksi dengan bank sentral sampai Kementerian Keuangan. Kondisi ini membuat rubel terjerembap ke level terendah. AP Photo/Dmitri Lovetsky.

Dampak sanksi ekonomi terhadap Rusia imbas invasi ke Ukraina mulai terasa. Warga Rusia ramai-ramai datangi ATM hingga bank untuk tarik uang sebanyak-banyaknya.

Orang-orang mulai khawatir uangnya di bank tak bisa ditarik. Karena itu, mereka berupaya menarik seluruh uang mereka yang ada di bank. Kepala Eksekutif Micro-Advisory Chris Weafer mengungkapkan, bukan cuma di ATM, antrean juga terjadi di toko makanan. Menurut dia, banyak orang ingin membeli barang untuk persediaan karena adanya pembatasan perdagangan. Masyarakat juga khawatir harga akan naik gila-gilaan karena depresiasi rubel. AP Photo/Pavel Golovkin.

Ini yang Bikin Warga Rusia Panik Serbu ATM-Bank buat Tarik Uang
Ini yang Bikin Warga Rusia Panik Serbu ATM-Bank buat Tarik Uang
Ini yang Bikin Warga Rusia Panik Serbu ATM-Bank buat Tarik Uang
Ini yang Bikin Warga Rusia Panik Serbu ATM-Bank buat Tarik Uang
Ini yang Bikin Warga Rusia Panik Serbu ATM-Bank buat Tarik Uang
Ini yang Bikin Warga Rusia Panik Serbu ATM-Bank buat Tarik Uang