Mantul! Mahasiswi di Sulbar Sukses Ekspor Sapu Lidi ke India

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Mantul! Mahasiswi di Sulbar Sukses Ekspor Sapu Lidi ke India

Abdy Febriady - detikFinance
Senin, 02 Mei 2022 11:30 WIB

Sulawesi Barat - Mahasiswi di Polewali Mandar, Sulbar mengundang perhatian lantaran menjadi eksportir sapu lidi. Ia baru saja mengekspor 25 ton sapu lidi ke India.

Sadariah (22), mahasiswi asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi perhatian setelah sukses menjadi eksportir sapu lidi. Sadariah baru saja mengekspor sapu lidi sebanyak 25 ton ke India.

Sadariah (22), mahasiswi asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi perhatian setelah sukses menjadi eksportir sapu lidi. Sadariah baru saja mengekspor sapu lidi sebanyak 25 ton ke India. Keberhasilannya itu, tidak terlepas dari kerja keras dan semangatnya untuk sukses. Selain juga mengedepankan rasa tanggung jawab, sehingga bisa mendapatkan kepercayaan banyak pihak.

Sadariah (22), mahasiswi asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi perhatian setelah sukses menjadi eksportir sapu lidi. Sadariah baru saja mengekspor sapu lidi sebanyak 25 ton ke India.

Cerita Sadariah menjadi eksportir sapu lidi bermula ketika pandemi COVID-19 melanda pada awal 2020 lalu. Kondisi itu membuat Sadariah yang sedang menuntut ilmu di salah satu perguruan tinggi di Surabaya, pulang kampung. Sejumlah usaha sempat digeluti, namun hasilnya tidak seperti yang diharapkan.

Sadariah (22), mahasiswi asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi perhatian setelah sukses menjadi eksportir sapu lidi. Sadariah baru saja mengekspor sapu lidi sebanyak 25 ton ke India.

Melihat potensi alam yang melimpah di kampung halamannya, Sadariah kemudian mendirikan perusahaan bernama CV Coco Mandar Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang hasil bumi, khususnya turunan kelapa. Hasil bumi tersebut dipromosikan melalui website bernama cocomandar.com.

Sadariah (22), mahasiswi asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi perhatian setelah sukses menjadi eksportir sapu lidi. Sadariah baru saja mengekspor sapu lidi sebanyak 25 ton ke India.

Awalnya, Sadariah tidak terpikir mempromosikan sapu lidi melalui cocomandar.com miliknya. Hingga akhirnya beberapa bulan kemudian, seorang buyer (pembeli) yang mengaku berasal dari India, menghubungi dan menawarkan kerja sama.

Sadariah (22), mahasiswi asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi perhatian setelah sukses menjadi eksportir sapu lidi. Sadariah baru saja mengekspor sapu lidi sebanyak 25 ton ke India.

Walau sempat merasa ragu, Sadariah akhirnya meyakini tawaran kerja sama tersebut, setelah buyer mengirim uang muka sebagai tanda jadi. Sebelumnya, Sadariah telah menyampaikan kepada buyer, terkait keterbatasannya pada saat itu. Keraguan warga akhirnya berhasil dijawab Sadariah, dengan kesuksesan melakukan ekspor perdana pada Jumat (23/4) lalu. Ekspor tersebut berhasil melambungkan nama Sadariah lantaran ditandai dengan pengguntingan pita serta pemecahan kendi, yang dilakukan sejumlah pihak di antaranya Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar, serta Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Wisnu Masisa.

Mantul! Mahasiswi di Sulbar Sukses Ekspor Sapu Lidi ke India
Mantul! Mahasiswi di Sulbar Sukses Ekspor Sapu Lidi ke India
Mantul! Mahasiswi di Sulbar Sukses Ekspor Sapu Lidi ke India
Mantul! Mahasiswi di Sulbar Sukses Ekspor Sapu Lidi ke India
Mantul! Mahasiswi di Sulbar Sukses Ekspor Sapu Lidi ke India

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT