Foto Bisnis

Jeroan 'Markas' Canggih Pertamina buat Pantau Pasokan BBM Seantero Indonesia

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 06 Mei 2022 17:30 WIB

Jakarta - Pertamina kini memiliki markas khusus yang bernama PIDCC. Lewat PIDCC Pertamina bisa memantau seluruh kegiatan penyaluran BBM dan LPG.

Pertamina kini memiliki markas khusus yang bernama PIDCC (Pertamina Integrated Enterprise Data & Command Center). Lewat PIDCC, Pertamina dan satgas Rafi (Ramadhan dan Idul Fitril) 2022 bisa memantau seluruh kegiatan penyaluran BBM dan LPG selama arus mudik. Mulai dari stok di kilang, pengiriman melalui kapal, hingga distribusi dan penjualan BBM di SPBU.

Tahun ini Pertamina menghadapi lonjakan permintaan BBM saat musim mudik dengan persiapan yang berbeda. Pertamina kini memiliki markas khusus yang bernama PIDCC (Pertamina Integrated Enterprise Data & Command Center).

Pertamina kini memiliki markas khusus yang bernama PIDCC (Pertamina Integrated Enterprise Data & Command Center). Lewat PIDCC, Pertamina dan satgas Rafi (Ramadhan dan Idul Fitril) 2022 bisa memantau seluruh kegiatan penyaluran BBM dan LPG selama arus mudik. Mulai dari stok di kilang, pengiriman melalui kapal, hingga distribusi dan penjualan BBM di SPBU.

Lewat PIDCC, Pertamina dan satgas Rafi (Ramadhan dan Idul Fitril) 2022 bisa memantau seluruh kegiatan penyaluran BBM dan LPG selama arus mudik. Mulai dari stok di kilang, pengiriman melalui kapal, hingga distribusi dan penjualan BBM di SPBU. PIDCC sendiri berada di gedung Grha Pertamina. Gedung ini merupakan gedung baru milik Pertamina yang berada di pusat Jakarta.

Pertamina kini memiliki markas khusus yang bernama PIDCC (Pertamina Integrated Enterprise Data & Command Center). Lewat PIDCC, Pertamina dan satgas Rafi (Ramadhan dan Idul Fitril) 2022 bisa memantau seluruh kegiatan penyaluran BBM dan LPG selama arus mudik. Mulai dari stok di kilang, pengiriman melalui kapal, hingga distribusi dan penjualan BBM di SPBU.

PIDCC diisi oleh sederet petugas yang merupakan karyawan Pertamina. Mereka memantau seluruh kegiatan pendistribusian dan stok BBM selama 24 jam tanpa henti.

Pertamina kini memiliki markas khusus yang bernama PIDCC (Pertamina Integrated Enterprise Data & Command Center). Lewat PIDCC, Pertamina dan satgas Rafi (Ramadhan dan Idul Fitril) 2022 bisa memantau seluruh kegiatan penyaluran BBM dan LPG selama arus mudik. Mulai dari stok di kilang, pengiriman melalui kapal, hingga distribusi dan penjualan BBM di SPBU.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, mengatakan pada arus mudik kemarin pada masa puncak terjadi peningkatan konsumsi BBM hingga 41%. Bahkan ada beberapa SBPU yang mengalami kenaikan 3 kali lipat. Angka itu jauh lebih besar dari musim mudik di tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata peningkatannya hanya 11%.

Pertamina kini memiliki markas khusus yang bernama PIDCC (Pertamina Integrated Enterprise Data & Command Center). Lewat PIDCC, Pertamina dan satgas Rafi (Ramadhan dan Idul Fitril) 2022 bisa memantau seluruh kegiatan penyaluran BBM dan LPG selama arus mudik. Mulai dari stok di kilang, pengiriman melalui kapal, hingga distribusi dan penjualan BBM di SPBU.

Dengan adanya PIDCC, Pertamina bisa memantau secara detil stok setiap SPBU di seluruh Indonesia. Bahkan Pertamina bisa melihat data pengiriman mobil tangki BBM dari dan tujuannya.

Pertamina kini memiliki markas khusus yang bernama PIDCC (Pertamina Integrated Enterprise Data & Command Center). Lewat PIDCC, Pertamina dan satgas Rafi (Ramadhan dan Idul Fitril) 2022 bisa memantau seluruh kegiatan penyaluran BBM dan LPG selama arus mudik. Mulai dari stok di kilang, pengiriman melalui kapal, hingga distribusi dan penjualan BBM di SPBU.

Tak hanya itu, melalui sistem yang ada Pertamina juga bisa memantau pergerakan kendaraan dari Ibu Kota menuju daerah tujuannya. Sehingga perusahaan bisa memitigasi mana saja SPBU yang diperkirakan mengalami kenaikan signifikan konsumsi BBM.

Pertamina kini memiliki markas khusus yang bernama PIDCC (Pertamina Integrated Enterprise Data & Command Center). Lewat PIDCC, Pertamina dan satgas Rafi (Ramadhan dan Idul Fitril) 2022 bisa memantau seluruh kegiatan penyaluran BBM dan LPG selama arus mudik. Mulai dari stok di kilang, pengiriman melalui kapal, hingga distribusi dan penjualan BBM di SPBU.

Untuk arus balik sendiri Pertamina memperkirakan terjadi peningkatan konsumsi BBM hingga 36% di masa puncak pada akhir pekan ini.

Jeroan Markas Canggih Pertamina buat Pantau Pasokan BBM Seantero Indonesia
Jeroan Markas Canggih Pertamina buat Pantau Pasokan BBM Seantero Indonesia
Jeroan Markas Canggih Pertamina buat Pantau Pasokan BBM Seantero Indonesia
Jeroan Markas Canggih Pertamina buat Pantau Pasokan BBM Seantero Indonesia
Jeroan Markas Canggih Pertamina buat Pantau Pasokan BBM Seantero Indonesia
Jeroan Markas Canggih Pertamina buat Pantau Pasokan BBM Seantero Indonesia
Jeroan Markas Canggih Pertamina buat Pantau Pasokan BBM Seantero Indonesia