ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

PMK Mewabah, Pedagang Sapi Kurban di Sukabumi Banting Harga

Siti Fatimah - detikFinance
Rabu, 29 Jun 2022 21:45 WIB

Sukabumi - Wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) membuat penjualan hewan kurban di Sukabumi menurun. Untuk menarik pembeli, para pedagang pun menurunkan harga sapi.

Wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) membuat penjualan hewan kurban di Sukabumi menurun. Untuk menarik pembeli, para pedagang pun menurunkan harga sapi.

Salah satu peternak asal Kota Sukabumi, Nasir Bajri (47) mengatakan untuk mensiasati kekhawatiran masyarakat, ia menyiapkan strategi khusus salah satunya dengan banting harga lebih rendah dan meningkatkan kualitas kesehatan sapi kurban.

Wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) membuat penjualan hewan kurban di Sukabumi menurun. Untuk menarik pembeli, para pedagang pun menurunkan harga sapi.

Sapi-sapi ini juga disuntik vaksin.

Wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) membuat penjualan hewan kurban di Sukabumi menurun. Untuk menarik pembeli, para pedagang pun menurunkan harga sapi.

Harga sapi ini bervariasi tergantung beratnya, harganya berkisar Rp 60 ribu sampai Rp 65 ribu/kg.

Wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) membuat penjualan hewan kurban di Sukabumi menurun. Untuk menarik pembeli, para pedagang pun menurunkan harga sapi.

Seperti diketahui, wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) di Indonesia berpengaruh pada penjualan hewan kurban jelang hari raya Idul Adha.

PMK Mewabah, Pedagang Sapi Kurban di Sukabumi Banting Harga
PMK Mewabah, Pedagang Sapi Kurban di Sukabumi Banting Harga
PMK Mewabah, Pedagang Sapi Kurban di Sukabumi Banting Harga
PMK Mewabah, Pedagang Sapi Kurban di Sukabumi Banting Harga

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT