ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Ekonomi Diprediksi Tumbuh Pada Kisaran 5 Persen

Grandyos Zafna - detikFinance
Senin, 04 Jul 2022 21:30 WIB

Jakarta - Deretan gedung bertingkat terlihat di Jakarta, Senin (4/7/2022). Paruh kedua 2022, pertumbuhan ekonomi diperkirakan menembus level 4,9-5,5%.

Punya rumah di Jakarta kini bebas pajak setelah Pemprov DKI Jakarta membebaskan PBB-P2. Namun bebas pajak ini berlaku untuk rumah dengan NJPO di bawah Rp 2 Miliar.

Deretan rumah di kawasan padat penduduk dengan latar belakang gedung bertingkat di Jakarta, Senin (4/7/2022).

Punya rumah di Jakarta kini bebas pajak setelah Pemprov DKI Jakarta membebaskan PBB-P2. Namun bebas pajak ini berlaku untuk rumah dengan NJPO di bawah Rp 2 Miliar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ekonomi Indonesia sudah mulai pulih dan akan terus tumbuh. Pada paruh kedua 2022 diperkirakan pertumbuhan ekonomi menembus level 4,9-5,5%. Momentum pemulihan terjadi karena sudah ada kenaikan mobilitas masyarakat.

Punya rumah di Jakarta kini bebas pajak setelah Pemprov DKI Jakarta membebaskan PBB-P2. Namun bebas pajak ini berlaku untuk rumah dengan NJPO di bawah Rp 2 Miliar.

Di sisi lain sektor ekonomi juga mulai menggeliat di tengah naiknya aktivitas ekspor dan impor. Konsumsi listrik industri dan indeks manufaktur pun meningkat, yang artinya industri mulai berkembang kembali.

Punya rumah di Jakarta kini bebas pajak setelah Pemprov DKI Jakarta membebaskan PBB-P2. Namun bebas pajak ini berlaku untuk rumah dengan NJPO di bawah Rp 2 Miliar.

Sementara itu, inflasi diramal berada di kisaran 3,5-4,5% hingga akhir tahun. Lebih lanjut, hingga akhir tahun Sri Mulyani memprediksi masih ada tekanan pada nilai tukar rupiah. Dia memprediksi indeks dolar AS menguat di kisaran Rp 14.180-14.925.

Punya rumah di Jakarta kini bebas pajak setelah Pemprov DKI Jakarta membebaskan PBB-P2. Namun bebas pajak ini berlaku untuk rumah dengan NJPO di bawah Rp 2 Miliar.

Sementara itu untuk harga minyak Indonesia kemungkinan juga masih akan tinggi hingga akhir tahun. Harga minyak akan berada di level US$ 90-105 per barel.

Ekonomi Diprediksi Tumbuh Pada Kisaran 5 Persen
Ekonomi Diprediksi Tumbuh Pada Kisaran 5 Persen
Ekonomi Diprediksi Tumbuh Pada Kisaran 5 Persen
Ekonomi Diprediksi Tumbuh Pada Kisaran 5 Persen
Ekonomi Diprediksi Tumbuh Pada Kisaran 5 Persen

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT