Penampakan Bendungan Sadawarna untuk Cegah Banjir di Subang

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Penampakan Bendungan Sadawarna untuk Cegah Banjir di Subang

Dok. Kementerian PUPR - detikFinance
Senin, 26 Sep 2022 23:06 WIB

Subang - Pembangunan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, telah memasuki tahap akhir. Rencananya impounding (pengisian awal) dilakukan akhir Oktober 2022.

Pembangunan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, telah memasuki tahap akhir. Rencananya impounding (pengisian awal) dilakukan akhir Oktober 2022.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melanjutkan kunjungan kerja di wilayah Jawa Barat dengan meninjau progres pembangunan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, Kamis (22/9/2022).

Pembangunan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, telah memasuki tahap akhir. Rencananya impounding (pengisian awal) dilakukan akhir Oktober 2022.

Pekerjaan konstruksi bendungan dengan kapasitas tampung 71 juta m3 ini telah memasuki tahap akhir.

Pembangunan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, telah memasuki tahap akhir. Rencananya impounding (pengisian awal) dilakukan akhir Oktober 2022.

Rencananya impounding (pengisian awal) pada akhir Oktober 2022.

Pembangunan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, telah memasuki tahap akhir. Rencananya impounding (pengisian awal) dilakukan akhir Oktober 2022.

Konstruksi Bendungan Sadawarna mulai dikerjakan sejak kontrak November 2018 melalui dua paket pekerjaan, yakni Paket I Kerja Sama Operasi (KSO) PT. Wijaya Karya - PT Daya Mulia Turangga - PT Barata Indonesia dengan progres pengerjaan hingga 22 September 2022 mencapai 97% dan Paket II dikerjakan KSO PT. Nindya Karya – PT Adhi Karya dengan progres mencapai 96,5%.

Pembangunan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, telah memasuki tahap akhir. Rencananya impounding (pengisian awal) dilakukan akhir Oktober 2022.

Selama pekerjaan akhir, Menteri Basuki juga meminta untuk diperhatikan lansekap dengan lebih banyak menanam pohon endemik, seperti mangga, untuk menambah estetika dan membuat bendungan lebih teduh. Selain itu juga terus meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya operator bendungan agar pengoperasian bendungan bisa dilakukan sesuai prosedur dan terjamin keamanannya.

Pembangunan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, telah memasuki tahap akhir. Rencananya impounding (pengisian awal) dilakukan akhir Oktober 2022.

Dengan total luas genangan 695,61 hektare, Bendungan Sadawarna berpotensi mereduksi banjir debit kala ulang Q25 sebesar 535 m3/detik menjadi 202 m3/detik yang dilalui Daerah Aliran Sungai (DAS) Cipunagara dengan  tampungan banjir 26,37 juta m3. Bendungan Sadawarna membendung DAS Cipunagara yang memiliki panjang 137 km mengalir dari Gunung Bukit Tunggul di Pegunungan Bandung Utara dan bermuara ke Laut Jawa, tepatnya di wilayah utara Jawa Barat.

Pembangunan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, telah memasuki tahap akhir. Rencananya impounding (pengisian awal) dilakukan akhir Oktober 2022.

Bendungan Sadawarna juga berpotensi untuk mensuplai irigasi lahan pertanian seluas 4.284 hektare di Kabupaten Subang (2.517 ha) dan Indramayu (1.767 ha) untuk meningkatkan intensitas tanam petani. Manfaat lainnya adalah memasok air baku sebesar 1,20 m3/detik untuk  Kabupaten Subang, Indramayu, dan Sumedang serta potensi Sumber Tenaga Listrik sebesar 2 MW.

Penampakan Bendungan Sadawarna untuk Cegah Banjir di Subang
Penampakan Bendungan Sadawarna untuk Cegah Banjir di Subang
Penampakan Bendungan Sadawarna untuk Cegah Banjir di Subang
Penampakan Bendungan Sadawarna untuk Cegah Banjir di Subang
Penampakan Bendungan Sadawarna untuk Cegah Banjir di Subang
Penampakan Bendungan Sadawarna untuk Cegah Banjir di Subang
Penampakan Bendungan Sadawarna untuk Cegah Banjir di Subang

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT