Bisnis Vape Mungil Semakin Banyak Diganderungi

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Bisnis Vape Mungil Semakin Banyak Diganderungi

dok. Okino - detikFinance
Senin, 26 Sep 2022 15:31 WIB

Jakarta - Pengguna rokok elektrik di Indonesia terus meningkat. Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) memperkirakan bisnis ini sudah diganderungi 2,2 juta pengguna

Penggunaan rokok elektrik di Indonesia terus meningkat. Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) memperkirakan bisnis ini sudah diganderungi 2,2 juta pengguna rokok elektrik (vape). 


Jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang sebesar 1,5 juta. Pertumbuhan pasar tersebut seiring makin tingginya kesadaran perokok untuk mengonsumsi nikotin yang lebih aman. Asosiasi memperkirakan, potensi pasar vape di Indonesia bisa mencapai Rp 7,9 triliun.

Jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang sebesar 1,5 juta. Pertumbuhan pasar tersebut seiring makin tingginya kesadaran perokok untuk mengonsumsi nikotin yang lebih aman. Asosiasi memperkirakan, potensi pasar vape di Indonesia bisa mencapai Rp 7,9 triliun.

Penggunaan rokok elektrik di Indonesia terus meningkat. Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) memperkirakan bisnis ini sudah diganderungi 2,2 juta pengguna rokok elektrik (vape). 


Jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang sebesar 1,5 juta. Pertumbuhan pasar tersebut seiring makin tingginya kesadaran perokok untuk mengonsumsi nikotin yang lebih aman. Asosiasi memperkirakan, potensi pasar vape di Indonesia bisa mencapai Rp 7,9 triliun.

Potensi pasar ini terus meningkat setiap tahunnya dan masih memiliki ceruk pasar yang sangat besar. Asosiasi memperkirakan ada 80 juta orang perokok di tanah air sehingga membuat Indonesia menjadi pasar yang menarik bagi produsen rokok elektrik global. 

Penggunaan rokok elektrik di Indonesia terus meningkat. Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) memperkirakan bisnis ini sudah diganderungi 2,2 juta pengguna rokok elektrik (vape). 


Jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang sebesar 1,5 juta. Pertumbuhan pasar tersebut seiring makin tingginya kesadaran perokok untuk mengonsumsi nikotin yang lebih aman. Asosiasi memperkirakan, potensi pasar vape di Indonesia bisa mencapai Rp 7,9 triliun.

Okino membaca peluang itu dengan meluncurkan produk vape terbaru yang diberi label C100. Produk ini memiliki teknologi eksklusif  “O-tape coil” yang dapat mengunci rasa dan aroma sejak e-liquid disuntikkan. Teknologi ini menjamin rasa yang dihisap tidak berubah. Jika diibaratkan, teknologi ini memungkinkan apapun yang dimasukkan ke dalam C100, rasa itulah yang akan diperoleh.

Bisnis Vape Mungil Semakin Banyak Diganderungi
Bisnis Vape Mungil Semakin Banyak Diganderungi
Bisnis Vape Mungil Semakin Banyak Diganderungi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT