Mengintip Jurus Sulap Area Bekas Tambang Jadi Tempat Wisata Bawah Air

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Mengintip Jurus Sulap Area Bekas Tambang Jadi Tempat Wisata Bawah Air

Istimewa/PT Timah - detikFinance
Kamis, 29 Sep 2022 10:05 WIB

Bangka - PT Timah melakukan reklamasi laut dengan menenggelamkan artificial reef di Pulau Bangka. Penenggelaman artificial reef ini menjadi potensi wisata bawah laut.

Menambang bukan hanya  mengambil sumber daya alam, tapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem. Hal inilah yang dilakukan PT Timah Tbk, perusahaan pertambangan timah yang menjadi anggota holding Industri Pertambangan MIND ID ini secara konsisten melaksanakan reklamasi.

Penenggelaman artificial reef telah dilakukan sejak tahun 2016 silam. Dalam kurun 2016-2022, PT Timah Tbk telah menenggelamkan sebanyak 3.105 fish shelter, 1.475 unit transplantasi karang dan 3.840 unit artificial reef.

Menambang bukan hanya  mengambil sumber daya alam, tapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem. Hal inilah yang dilakukan PT Timah Tbk, perusahaan pertambangan timah yang menjadi anggota holding Industri Pertambangan MIND ID ini secara konsisten melaksanakan reklamasi.

Penenggelaman artificial reef yang dilakukan PT Timah Tbk di perairan Pulau Bangka telah menjadi potensi wisata bawah laut yang menarik, karena ditempeli karang, menjadi rumah bagi ikan.

Menambang bukan hanya  mengambil sumber daya alam, tapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem. Hal inilah yang dilakukan PT Timah Tbk, perusahaan pertambangan timah yang menjadi anggota holding Industri Pertambangan MIND ID ini secara konsisten melaksanakan reklamasi.

Reklamasi laut dilakukan sebagai upaya untuk menjaga ekosistem laut.

Mengintip Jurus Sulap Area Bekas Tambang Jadi Tempat Wisata Bawah Air
Mengintip Jurus Sulap Area Bekas Tambang Jadi Tempat Wisata Bawah Air
Mengintip Jurus Sulap Area Bekas Tambang Jadi Tempat Wisata Bawah Air

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT