Kawasan Kumuh Kampung Natak Babel Disulap Jadi Keren!

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Kawasan Kumuh Kampung Natak Babel Disulap Jadi Keren!

Dok. Kementerian PUPR - detikFinance
Selasa, 01 Nov 2022 21:05 WIB

Bangka Belitung - Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan penataan kawasan kumuh. Salah satunya di Kampung Natak, Bangka Belitung.

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan penataan kawasan kumuh. Salah satunya di Kampung Natak, Bangka Belitung.
Kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh salah satunya dilaksanakan di Kelurahan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Program Padat Karya Tunai (PKT) Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan penataan kawasan kumuh. Salah satunya di Kampung Natak, Bangka Belitung.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Program KOTAKU merupakan wujud kolaborasi antara Kementerian PUPR dan Pemda dalam mendorong dan memberdayakan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasannya.
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan penataan kawasan kumuh. Salah satunya di Kampung Natak, Bangka Belitung.
Penanganan kawasan kumuh Kelurahan Sungailiat dilaksanakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kepulauan Bangka Belitung, Ditjen Cipta Karya bermula dari kegiatan penataan Permukiman Kumuh Perkotaan (PKP) skala lingkungan di Kampung Natak Kawasan Nelayan 1 melalui Program KOTAKU tahun 2020, dilanjutkan pekerjaan peningkatan kualitas permukiman kumuh skala kawasan seluas 22,77 hektare.
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan penataan kawasan kumuh. Salah satunya di Kampung Natak, Bangka Belitung.
Dalam pelaksanaannya, Kementerian PUPR terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan kawasan kumuh Kampung Natak Kawasan Nelayan 1. Sejumlah dukungan juga diberikan oleh pihak swasta/badan usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) seperti pemberian tong sampah, tanaman hias untuk penghijauan, pelatihan menjahit untuk ibu-ibu Warga Terdampak Program (WTP), dan peralatan produksi olahan ikan.  
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan penataan kawasan kumuh. Salah satunya di Kampung Natak, Bangka Belitung.
Pada TA 2022, BPPW Kepulauan Bangka Belitung melanjutkan penataan Kampung Natak Kawasan Nelayan 2 menggunakan anggaran APBN senilai Rp9,7 miliar dengan target output seluas 5 hektare. Penanganan yang dikerjakan di antaranya pembangunan jalan inspeksi, perkerasan aspal, dan pembangunan tambatan labuh kapal nelayan.
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan penataan kawasan kumuh. Salah satunya di Kampung Natak, Bangka Belitung.
Setelah dilakukan penataan, selain mengurangi kawasan kumuh, kini masyarakat juga memiliki ruang terbuka (public space) yang baru sebagai tempat berinteraksi warga serta sebagai tujuan wisata yang representatif bagi masyarakat sekitar. Ruang terbuka Kampung Natak juga menjadi ikon wisata tepi pantai yang kerap menjadi lokasi acara-acara pemerintah daerah maupun lainnya, salah satunya Festival Fair Bazar UMKM pada awal September 2022 lalu.
Kawasan Kumuh Kampung Natak Babel Disulap Jadi Keren!
Kawasan Kumuh Kampung Natak Babel Disulap Jadi Keren!
Kawasan Kumuh Kampung Natak Babel Disulap Jadi Keren!
Kawasan Kumuh Kampung Natak Babel Disulap Jadi Keren!
Kawasan Kumuh Kampung Natak Babel Disulap Jadi Keren!
Kawasan Kumuh Kampung Natak Babel Disulap Jadi Keren!

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT