Solusi Kemendag Biar Harga Ayam Engga Kemurahan

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Solusi Kemendag Biar Harga Ayam Engga Kemurahan

Dok. Kemendag - detikFinance
Kamis, 24 Nov 2022 18:40 WIB

Jakarta - Mendag Zulhas bertemu perwakilan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) untuk meminta peternak ikut menjaga stabilitas harga ayam.

Mendag Zulhas bertemu perwakilan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) untuk meminta peternak ikut menjaga stabilitas harga ayam.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas hari ini bertemu dengan perwakilan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU). Dalam pertemuan tersebut, Zulhas meminta peternak ikut menjaga stabilitas harga ayam.
Mendag Zulhas bertemu perwakilan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) untuk meminta peternak ikut menjaga stabilitas harga ayam.
Zulhas juga meminta kepada anggota GPPU untuk melaksanakan kebijakan pengaturan populasi (cutting produksi) dengan penuh kejujuran dan sungguh-sungguh apabila diinstruksikan oleh kementerian dan lembaga (K/L) terkait.
Mendag Zulhas bertemu perwakilan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) untuk meminta peternak ikut menjaga stabilitas harga ayam.
Pertemuan antara Zulhas dan GPPU dilatarbelakangi harga ayam ras di tingkat peternak yang sangat fluktuatif dan sering berada di bawah harga pokok produksi (HPP). Harga ayam di pasar Rp 32.000 per kilogram (kg), seharusnya Rp 35.000 per kg.
Mendag Zulhas bertemu perwakilan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) untuk meminta peternak ikut menjaga stabilitas harga ayam.
Surplus dimaksud belum dapat diakomodir dengan sarana dan prasarana pasca panen yang memadai, seperti Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) dan cold storage yang tidak mencukupi. Saat ini, seluruh perusahaan integrator hanya memiliki cold storage dengan kapasitas sekitar 30 ribu ton, serta RPHU sekitar 1 juta ekor/hari.
Mendag Zulhas bertemu perwakilan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) untuk meminta peternak ikut menjaga stabilitas harga ayam.
Ketua 4 GPPU, Asrokh Nawawi menyebutkan bahwa Zulhas akan mengizinkan BUMN dan UMKM mengimpor grand parent stock (GPS) ayam sebanyak 20% dari total kuota.
Mendag Zulhas bertemu perwakilan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) untuk meminta peternak ikut menjaga stabilitas harga ayam.
BUMN dan UMKM yang bisa mengimpor GPS ayam merupakan yang dinilai mampu, baik dari segi tata kelola hingga keuangan. Ia menilai kebijakan ini bisa membuat pemerataan sehingga konsumsi daging ayam per kapita per tahun bisa meningkat.
Solusi Kemendag Biar Harga Ayam Engga Kemurahan
Solusi Kemendag Biar Harga Ayam Engga Kemurahan
Solusi Kemendag Biar Harga Ayam Engga Kemurahan
Solusi Kemendag Biar Harga Ayam Engga Kemurahan
Solusi Kemendag Biar Harga Ayam Engga Kemurahan
Solusi Kemendag Biar Harga Ayam Engga Kemurahan

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT