Penampakan Sepinya Pusat Bisnis di Beijing Gegara Lockdown

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Penampakan Sepinya Pusat Bisnis di Beijing Gegara Lockdown

Kevin Frayer/Getty Images - detikFinance
Senin, 28 Nov 2022 21:00 WIB

Jakarta - Pemerintah China mengumumkan bahwa negaranya melakukan lockdown kembali. Hal itu mengkibatkan sejumlah pusat bisnis ditutup dan sepi.

Pemerintah China mengumumkan bahwa negaranya melakukan lockdown kembali untuk mencegah wabah COVID-19. Hal itu mengkibatkan sejumlah pusat bisnis ditutup dan sepi.

Seorang pekerja pengendalian epidemi, mengenakan pakaian pelindung untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Beijing, China, Minggu (27/11/2022).

Pemerintah China mengumumkan bahwa negaranya melakukan lockdown kembali untuk mencegah wabah COVID-19. Hal itu mengkibatkan sejumlah pusat bisnis ditutup dan sepi.

Mereka berjaga di depan kompleks apartemen di Beijing, China.

Pemerintah China mengumumkan bahwa negaranya melakukan lockdown kembali untuk mencegah wabah COVID-19. Hal itu mengkibatkan sejumlah pusat bisnis ditutup dan sepi.

China diumumkan kembali di lockdown.

Pemerintah China mengumumkan bahwa negaranya melakukan lockdown kembali untuk mencegah wabah COVID-19. Hal itu mengkibatkan sejumlah pusat bisnis ditutup dan sepi.

Saat ini, China telah mencatat jumlah kasus COVID-19 tertinggi sejak pandemi dimulai.

Pemerintah China mengumumkan bahwa negaranya melakukan lockdown kembali untuk mencegah wabah COVID-19. Hal itu mengkibatkan sejumlah pusat bisnis ditutup dan sepi.

Pemerintah setempat memberikan peraturan yang ketat untuk menahan virus dengan cara lockdown, wajib menggunakan masker, dan karantina saat berjuang untuk menahan wabah.

Pemerintah China mengumumkan bahwa negaranya melakukan lockdown kembali untuk mencegah wabah COVID-19. Hal itu mengkibatkan sejumlah pusat bisnis ditutup dan sepi.

Selain itu, untuk mengurangi peningkatan kasus yang saat ini meningkat, minggu lalu pemerintah menutup sebagian besar toko dan restoran untuk dine-in.

Pemerintah China mengumumkan bahwa negaranya melakukan lockdown kembali untuk mencegah wabah COVID-19. Hal itu mengkibatkan sejumlah pusat bisnis ditutup dan sepi.

Kemudian, pemerintah juga mengalihkan sekolah offline menjadi online.

Pemerintah China mengumumkan bahwa negaranya melakukan lockdown kembali untuk mencegah wabah COVID-19. Hal itu mengkibatkan sejumlah pusat bisnis ditutup dan sepi.

Lalu, untuk para pekerja juga diharapkan untuk bekerja dari rumah atau Work From Home.  

Penampakan Sepinya Pusat Bisnis di Beijing Gegara Lockdown
Penampakan Sepinya Pusat Bisnis di Beijing Gegara Lockdown
Penampakan Sepinya Pusat Bisnis di Beijing Gegara Lockdown
Penampakan Sepinya Pusat Bisnis di Beijing Gegara Lockdown
Penampakan Sepinya Pusat Bisnis di Beijing Gegara Lockdown
Penampakan Sepinya Pusat Bisnis di Beijing Gegara Lockdown
Penampakan Sepinya Pusat Bisnis di Beijing Gegara Lockdown
Penampakan Sepinya Pusat Bisnis di Beijing Gegara Lockdown

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT