Uji Nyali, Tinggal di Kota Ini Semua Serba Mahal

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Uji Nyali, Tinggal di Kota Ini Semua Serba Mahal

Spencer Platt/Getty Images - detikFinance
Selasa, 06 Des 2022 16:00 WIB

New York - New York menyandang kota termahal bersama dengan Singapura. Hal ini berdasarkan hasil survey yang dikeluarkan oleh lembaga riset milik Economist Group.

New York menyandang kota termahal bersama dengan Singapura. Hal ini berdasarkan hasil survey yang dikeluarkan oleh lembaga riset milik Economist Group.

Sejumlah warga lalu-lalang di pusat perbelanjaan kelas atas di Manhattan, New York City, Senin (5/12/2022).

New York menyandang kota termahal bersama dengan Singapura. Hal ini berdasarkan hasil survey yang dikeluarkan oleh lembaga riset milik Economist Group.

Lembaga riset milik Economist Group, The Economist Intelligence mengeluarkan hasil survey tentang kota dengan biaya hidup paling mahal di dunia.

New York menyandang kota termahal bersama dengan Singapura. Hal ini berdasarkan hasil survey yang dikeluarkan oleh lembaga riset milik Economist Group.

Untuk pertama kalinya New York menyandang kota termahal bersama dengan Singapura.

New York menyandang kota termahal bersama dengan Singapura. Hal ini berdasarkan hasil survey yang dikeluarkan oleh lembaga riset milik Economist Group.

Kota ini didapuk sebagai kota dengan biaya hidup paling mahal karena biaya sewa hunian yang sangat mahal dan beberapa faktor lainnya.

New York menyandang kota termahal bersama dengan Singapura. Hal ini berdasarkan hasil survey yang dikeluarkan oleh lembaga riset milik Economist Group.

Di Manhattan misalnya, biaya sewa apartments melonjak hingga 25% di 2022.

New York menyandang kota termahal bersama dengan Singapura. Hal ini berdasarkan hasil survey yang dikeluarkan oleh lembaga riset milik Economist Group.

Seorang wanita terlihat mengendarai skuter di area pusat perbelanjaan di Manhattan.

New York menyandang kota termahal bersama dengan Singapura. Hal ini berdasarkan hasil survey yang dikeluarkan oleh lembaga riset milik Economist Group.

Meski mahal, New York masih memiliki banyak penduduk. Terlihat dari salah satu jalan yang dipadati pejalan kaki.

Uji Nyali, Tinggal di Kota Ini Semua Serba Mahal
Uji Nyali, Tinggal di Kota Ini Semua Serba Mahal
Uji Nyali, Tinggal di Kota Ini Semua Serba Mahal
Uji Nyali, Tinggal di Kota Ini Semua Serba Mahal
Uji Nyali, Tinggal di Kota Ini Semua Serba Mahal
Uji Nyali, Tinggal di Kota Ini Semua Serba Mahal
Uji Nyali, Tinggal di Kota Ini Semua Serba Mahal

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT