Aduh! Sederet Bangunan Ini Kosong Melompong Bak 'Kota Hantu'

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Aduh! Sederet Bangunan Ini Kosong Melompong Bak 'Kota Hantu'

MOHD RASFAN/Getty Images - detikFinance
Selasa, 13 Des 2022 15:30 WIB

Johor - Forest City senilai Rp 1.564 triliun seharusnya menjadi 'surga hidup'. Namun, kawasan mewah di Johor, Malaysia itu malah berubah menjadi kota hantu.

Bangunan tempat tinggal yang menjulang tinggi di pulau buatan Selat Johor antara Malaysia dan Singapura. Saat ini bangunan tersebut kosong melompong bak 'kota hantu'.

Pemandangan umum kondominium di Forest City, sebuah proyek pembangunan yang diluncurkan di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalan China, terlihat di Gelang Patah di negara bagian Johor Malaysia pada 14 Juni 2022.

Bangunan tempat tinggal yang menjulang tinggi di pulau buatan Selat Johor antara Malaysia dan Singapura. Saat ini bangunan tersebut kosong melompong bak 'kota hantu'.

Proyek properti yang mangkrak dan berubah menjadi 'kota hantu' ini tidak terjadi di RI. Namun, ini juga mucul di negara lainnya termasuk negara tetangga, Malaysia.

Bangunan tempat tinggal yang menjulang tinggi di pulau buatan Selat Johor antara Malaysia dan Singapura. Saat ini bangunan tersebut kosong melompong bak 'kota hantu'.

Forest City akan menjadi kompleks real estat berskala besar dan mewah, dengan perumahan terpadu dan kota pribadi yang terletak di lereng Gelang Patah Johor Bahru, Johor, Malaysia.

Bangunan tempat tinggal yang menjulang tinggi di pulau buatan Selat Johor antara Malaysia dan Singapura. Saat ini bangunan tersebut kosong melompong bak 'kota hantu'.

Megaproyek Forest City senilai US$100 miliar atau setara Rp1.564 triliun seharusnya menjadi 'surga hidup'. Namun kawasan mewah di selatan negara bagian Johor, Malaysia itu malah berubah menjadi kota hantu.

Bangunan tempat tinggal yang menjulang tinggi di pulau buatan Selat Johor antara Malaysia dan Singapura. Saat ini bangunan tersebut kosong melompong bak 'kota hantu'.

Awalnya proyek ini diharapkan menjadi rumah sekitar 700.000 orang, terutama warga China kaya yang menetap di Malaysia dan Singapura.

Bangunan tempat tinggal yang menjulang tinggi di pulau buatan Selat Johor antara Malaysia dan Singapura. Saat ini bangunan tersebut kosong melompong bak 'kota hantu'.

Akan tetapi, setelah delapan tahun pembangunan dimulai, hanya sekitar 2.000 orang yang menetap di sana. Kebanyakan dari mereka adalah karyawan pengembang, siswa sekolah internasional dan anggota keluarga.  

Aduh! Sederet Bangunan Ini Kosong Melompong Bak Kota Hantu
Aduh! Sederet Bangunan Ini Kosong Melompong Bak Kota Hantu
Aduh! Sederet Bangunan Ini Kosong Melompong Bak Kota Hantu
Aduh! Sederet Bangunan Ini Kosong Melompong Bak Kota Hantu
Aduh! Sederet Bangunan Ini Kosong Melompong Bak Kota Hantu
Aduh! Sederet Bangunan Ini Kosong Melompong Bak Kota Hantu

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT