Di Tengah Protes, Jepang Voting Nasib PLTN Terbesar Dunia

Foto Bisnis

Di Tengah Protes, Jepang Voting Nasib PLTN Terbesar Dunia

Rengga Sancaya - detikFinance
Senin, 22 Des 2025 11:00 WIB

Jepang - Parlemen regional Jepang melakukan pemungutan suara terkait pengaktifan PLTN Kashiwazaki Kariwa, salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia.

Parlemen regional Jepang bersiap melakukan pemungutan suara terkait pengaktifan kembali sebagian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki Kariwa, salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia. Pemungutan suara tersebut digelar di tengah gelombang protes masyarakat yang menolak reaktivasi fasilitas nuklir itu, di Niigata, Jepang, Senin (22/12/2025). REUTERS/Issei Kato

Pemungutan suara tersebut digelar di tengah gelombang protes masyarakat yang menolak reaktivasi fasilitas nuklir itu, di Niigata, Jepang, Senin (22/12/2025). REUTERS/Issei Kato

Parlemen regional Jepang bersiap melakukan pemungutan suara terkait pengaktifan kembali sebagian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki Kariwa, salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia. Pemungutan suara tersebut digelar di tengah gelombang protes masyarakat yang menolak reaktivasi fasilitas nuklir itu, di Niigata, Jepang, Senin (22/12/2025). REUTERS/Issei Kato

Sejumlah pengunjuk rasa terlihat berkumpul di sekitar gedung pemerintahan Prefektur Niigata menjelang sidang majelis prefektur. Mereka menyuarakan kekhawatiran terhadap aspek keselamatan dan dampak lingkungan jika PLTN milik Tokyo Electric Power Company (TEPCO) itu kembali dioperasikan.Β REUTERS/Issei Kato

Parlemen regional Jepang bersiap melakukan pemungutan suara terkait pengaktifan kembali sebagian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki Kariwa, salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia. Pemungutan suara tersebut digelar di tengah gelombang protes masyarakat yang menolak reaktivasi fasilitas nuklir itu, di Niigata, Jepang, Senin (22/12/2025). REUTERS/Issei Kato

PLTN Kashiwazaki Kariwa termasuk reaktor yang ditutup setelah gempa bumi dan tsunami besar pada 2011 yang memicu bencana nuklir Fukushima Daiichi. Sejak saat itu, isu keselamatan nuklir menjadi perhatian utama publik Jepang, khususnya warga yang tinggal di sekitar lokasi pembangkit.Β REUTERS/Issei Kato

Parlemen regional Jepang bersiap melakukan pemungutan suara terkait pengaktifan kembali sebagian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki Kariwa, salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia. Pemungutan suara tersebut digelar di tengah gelombang protes masyarakat yang menolak reaktivasi fasilitas nuklir itu, di Niigata, Jepang, Senin (22/12/2025). REUTERS/Issei Kato

Pemerintah dan pihak operator menilai reaktivasi PLTN diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional serta mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil. Namun, kelompok penentang menegaskan bahwa risiko bencana masih membayangi, mengingat Jepang merupakan negara rawan gempa. REUTERS/Issei Kato

Parlemen regional Jepang bersiap melakukan pemungutan suara terkait pengaktifan kembali sebagian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki Kariwa, salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia. Pemungutan suara tersebut digelar di tengah gelombang protes masyarakat yang menolak reaktivasi fasilitas nuklir itu, di Niigata, Jepang, Senin (22/12/2025). REUTERS/Issei Kato
Hasil pemungutan suara di parlemen regional tersebut dipandang krusial karena akan menentukan langkah selanjutnya dalam proses pengaktifan kembali PLTN Kashiwazaki Kariwa. Keputusan ini sekaligus menjadi penanda arah kebijakan energi Jepang di tengah upaya menyeimbangkan kebutuhan energi, keselamatan publik, dan tekanan opini masyarakat. REUTERS/Issei Kato
Di Tengah Protes, Jepang Voting Nasib PLTN Terbesar Dunia
Di Tengah Protes, Jepang Voting Nasib PLTN Terbesar Dunia
Di Tengah Protes, Jepang Voting Nasib PLTN Terbesar Dunia
Di Tengah Protes, Jepang Voting Nasib PLTN Terbesar Dunia
Di Tengah Protes, Jepang Voting Nasib PLTN Terbesar Dunia
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads