Jakarta - Harga cabai yang sempat melonjak saat libur Nataru kini turun drastis. Pedagang menyebut harga kembali stabil di awal Januari.
Foto Bisnis
Usai Nataru, Harga Cabai di Pasar Induk Kramat Jati Kembali Normal
Harga cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengalami penurunan signifikan usai periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kamis (8/1/2026).Β
Penurunan harga terlihat dari aktivitas jual beli cabai yang kembali normal setelah lonjakan harga di akhir tahun.Β Β
Seorang pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati mengungkapkan, pada puncak libur Nataru harga cabai sempat melambung hingga Rp70 ribu per kilogram.Β
Lonjakan terjadi karena tingginya permintaan masyarakat di tengah pasokan yang terbatas.
Memasuki awal Januari, kondisi berbalik. Distribusi cabai dari daerah penghasil kembali lancar sehingga harga turun drastis ke kisaran Rp37 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram di tingkat pedagang.
Turunnya harga membuat aktivitas jual beli di pasar induk kembali ramai dan stabil. Pembeli mulai berani belanja dalam jumlah lebih banyak, sementara pedagang berharap penurunan ini bisa bertahan lebih lama.
Pedagang menilai stabilnya harga cabai pasca Nataru menjadi angin segar bagi perputaran ekonomi di Pasar Induk Kramat Jati, sekaligus memberi harapan harga kebutuhan pokok tetap terkendali di awal tahun 2026.











































