Benang Sutra Langka, Produksi Tenun Samarinda Terhambat

Foto Bisnis

Benang Sutra Langka, Produksi Tenun Samarinda Terhambat

Rafida Fauzia - detikFinance
Jumat, 16 Jan 2026 07:00 WIB

Kalimantan Timur - Penenun di Kampung Tenun Samarinda Seberang masih bertahan memproduksi sarung tradisional. Namun, kelangkaan benang sutra menghambat produksi tenun premium.

Perajin menyelesaikan pembuatan tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Hady Kesuma, bahwa 120 penenun aktif di Kampung Tenun Samarinda Seberang tersebut masih kesulitan bahan baku berupa benang sutra untuk memproduksi sarung tenun kategori premium guna melestarikan sarung tenun Samarinda sebagai salah satu khazanah budaya di Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU

Perajin menyelesaikan pembuatan kain tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Perajin menyelesaikan pembuatan tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Hady Kesuma, bahwa 120 penenun aktif di Kampung Tenun Samarinda Seberang tersebut masih kesulitan bahan baku berupa benang sutra untuk memproduksi sarung tenun kategori premium guna melestarikan sarung tenun Samarinda sebagai salah satu khazanah budaya di Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU

Aktivitas menenun masih dilakukan secara tradisional untuk menjaga kualitas dan nilai budaya sarung tenun Samarinda. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Perajin menyelesaikan pembuatan tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Hady Kesuma, bahwa 120 penenun aktif di Kampung Tenun Samarinda Seberang tersebut masih kesulitan bahan baku berupa benang sutra untuk memproduksi sarung tenun kategori premium guna melestarikan sarung tenun Samarinda sebagai salah satu khazanah budaya di Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU

Namun, para penenun menghadapi kendala keterbatasan bahan baku benang sutra. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Perajin menyelesaikan pembuatan tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Hady Kesuma, bahwa 120 penenun aktif di Kampung Tenun Samarinda Seberang tersebut masih kesulitan bahan baku berupa benang sutra untuk memproduksi sarung tenun kategori premium guna melestarikan sarung tenun Samarinda sebagai salah satu khazanah budaya di Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU

Kondisi ini menyulitkan produksi sarung tenun kategori premium sebagai upaya pelestarian warisan budaya Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Benang Sutra Langka, Produksi Tenun Samarinda Terhambat
Benang Sutra Langka, Produksi Tenun Samarinda Terhambat
Benang Sutra Langka, Produksi Tenun Samarinda Terhambat
Benang Sutra Langka, Produksi Tenun Samarinda Terhambat
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads