Buruh Demo DPR, Keluhkan Kecilnya Kenaikan UMP

Foto Bisnis

Buruh Demo DPR, Keluhkan Kecilnya Kenaikan UMP

Ari Saputra - detikFinance
Kamis, 15 Jan 2026 14:27 WIB

Jakarta - Buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta. Buruh menuntut kenaikan upah sesuai Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Sejumlah buruh mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Dalam aksi tersebut mereka menuntut sejumlah isu seperti kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta yang dinilai terlalu terlalu kecil dan tidak sesuai dengan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di ibu kota. Tampak hadir Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam aksi tersebut.

Buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Dalam aksi tersebut, buruh menuntut kenaikan upah sesuai Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Sejumlah buruh mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Dalam aksi tersebut mereka menuntut sejumlah isu seperti kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta yang dinilai terlalu terlalu kecil dan tidak sesuai dengan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di ibu kota. Tampak hadir Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam aksi tersebut.

Buruh menilai UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp5,73 juta belum memenuhi kebutuhan hidup layak.

Sejumlah buruh mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Dalam aksi tersebut mereka menuntut sejumlah isu seperti kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta yang dinilai terlalu terlalu kecil dan tidak sesuai dengan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di ibu kota. Tampak hadir Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam aksi tersebut.

Presiden KSPI Said Iqbal tampak hadir. Said Iqbal menilai UMP DKI Rp5,73 juta membuat buruh harus menutup kekurangan biaya hidup sekitar Rp160 ribu per bulan jika mengacu KHL.

Sejumlah buruh mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Dalam aksi tersebut mereka menuntut sejumlah isu seperti kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta yang dinilai terlalu terlalu kecil dan tidak sesuai dengan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di ibu kota. Tampak hadir Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam aksi tersebut.

Aksi dan konferensi pers buruh menyoroti mahalnya biaya hidup Jakarta sebagai kota internasional dengan pendapatan per kapita tinggi.

Sejumlah buruh mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Dalam aksi tersebut mereka menuntut sejumlah isu seperti kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta yang dinilai terlalu terlalu kecil dan tidak sesuai dengan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di ibu kota. Tampak hadir Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam aksi tersebut.

KSPI membandingkan UMP DKI dengan daerah penyangga seperti Bekasi dan Karawang yang memiliki upah minimum lebih tinggi. Buruh meminta Gubernur DKI Jakarta menggunakan diskresi untuk menaikkan UMP 2026 menjadi Rp5,89 juta sesuai standar KHL.

Buruh Demo DPR, Keluhkan Kecilnya Kenaikan UMP
Buruh Demo DPR, Keluhkan Kecilnya Kenaikan UMP
Buruh Demo DPR, Keluhkan Kecilnya Kenaikan UMP
Buruh Demo DPR, Keluhkan Kecilnya Kenaikan UMP
Buruh Demo DPR, Keluhkan Kecilnya Kenaikan UMP

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads