Irigasi Rusak, Jagung Jadi Andalan Petani Palembayan

Foto Bisnis

Irigasi Rusak, Jagung Jadi Andalan Petani Palembayan

Rengga Sancaya - detikFinance
Senin, 26 Jan 2026 06:00 WIB

Sumatera Barat - Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir bandang membuat petani di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terpaksa mengubah pola tanam.

Pekerja memindahkan jagung pipil untuk diolah menjadi pakan ternak di tempat penjemuran padi Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu (25/1/2026). Petani di daerah itu memilih beralih menanam jagung yang dapat tumbuh di tanah kering tanpa air sebagai mata pencaharian utama karena banyak sawah yang rusak dan irigasi yang tertimbun lumpur akibat banjir bandang pada November 2025. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Tidak lagi mengandalkan padi, kini jagung menjadi pilihan utama petani sebagai sumber mata pencaharian. Di tengah keterbatasan tersebut, jagung dipilih karena mampu tumbuh di lahan kering tanpa pengairan intensif. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Pekerja memindahkan jagung pipil untuk diolah menjadi pakan ternak di tempat penjemuran padi Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu (25/1/2026). Petani di daerah itu memilih beralih menanam jagung yang dapat tumbuh di tanah kering tanpa air sebagai mata pencaharian utama karena banyak sawah yang rusak dan irigasi yang tertimbun lumpur akibat banjir bandang pada November 2025. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu merusak sejumlah sawah dan menimbun saluran irigasi dengan lumpur. Kondisi tersebut membuat pasokan air ke lahan pertanian terputus, sehingga sawah tidak dapat lagi digarap untuk menanam padi yang membutuhkan air cukup. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Pekerja memindahkan jagung pipil untuk diolah menjadi pakan ternak di tempat penjemuran padi Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu (25/1/2026). Petani di daerah itu memilih beralih menanam jagung yang dapat tumbuh di tanah kering tanpa air sebagai mata pencaharian utama karena banyak sawah yang rusak dan irigasi yang tertimbun lumpur akibat banjir bandang pada November 2025. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Sejumlah petani terlihat memanen dan menjemur jagung pipil di Nagari Salareh Aia, Palembayan, untuk selanjutnya diolah menjadi pakan ternak maupun dijual ke pengepul. Peralihan komoditas ini menjadi langkah bertahan bagi petani agar tetap memperoleh penghasilan di tengah belum pulihnya infrastruktur pertanian. Selain itu, biaya perawatan jagung dinilai lebih terjangkau dibandingkan padi dalam kondisi lahan yang belum sepenuhnya pulih. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Irigasi Rusak, Jagung Jadi Andalan Petani Palembayan
Irigasi Rusak, Jagung Jadi Andalan Petani Palembayan
Irigasi Rusak, Jagung Jadi Andalan Petani Palembayan
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads