Jalan Rusak Pascabencana di Aceh Tenggara Mulai Diperbaiki

Foto Bisnis

Jalan Rusak Pascabencana di Aceh Tenggara Mulai Diperbaiki

Rengga Sancaya - detikFinance
Selasa, 27 Jan 2026 22:00 WIB

Aceh Tenggara - Jalan-jalan di Kabupaten Aceh Tenggara yang rusak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor mulai diperbaiki.

Foto udara alat berat milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Hutama Karya (Persero) menyelesaikan pembangunan pengaman badan jalan dengan menggunakan karung besar berisi pasir dan batu di Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Aceh, Selasa (27/1/2026). Data sementara posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh menyebutkan sebanyak 2.507 lokasi atau titik jalan yang tersebar di 18 kabupaten dan kota mengalami rusak ringan hingga berat akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor akhir November 2025 dan masih membutuhkan perbaikan untuk pemulihan trasportasi darat, koneksi antar wilayah serta membantu perekonomian masyarakat. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Foto udara alat berat milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Hutama Karya (Persero) menyelesaikan pembangunan pengaman badan jalan dengan menggunakan karung besar berisi pasir dan batu di Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Aceh, Selasa (27/1/2026). ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Foto udara alat berat milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Hutama Karya (Persero) menyelesaikan pembangunan pengaman badan jalan dengan menggunakan karung besar berisi pasir dan batu di Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Aceh, Selasa (27/1/2026). Data sementara posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh menyebutkan sebanyak 2.507 lokasi atau titik jalan yang tersebar di 18 kabupaten dan kota mengalami rusak ringan hingga berat akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor akhir November 2025 dan masih membutuhkan perbaikan untuk pemulihan trasportasi darat, koneksi antar wilayah serta membantu perekonomian masyarakat. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Langkah ini dilakukan untuk memulihkan akses transportasi darat yang sempat terputus serta mendukung aktivitas masyarakat pascabencana. Perbaikan dilakukan dengan membangun pengaman badan jalan menggunakan karung besar berisi pasir dan batu guna mencegah longsor susulan dan kerusakan lebih parah. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Foto udara alat berat milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Hutama Karya (Persero) menyelesaikan pembangunan pengaman badan jalan dengan menggunakan karung besar berisi pasir dan batu di Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Aceh, Selasa (27/1/2026). Data sementara posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh menyebutkan sebanyak 2.507 lokasi atau titik jalan yang tersebar di 18 kabupaten dan kota mengalami rusak ringan hingga berat akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor akhir November 2025 dan masih membutuhkan perbaikan untuk pemulihan trasportasi darat, koneksi antar wilayah serta membantu perekonomian masyarakat. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Berdasarkan data sementara posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh, tercatat sebanyak 2.507 titik jalan yang tersebar di 18 kabupaten dan kota mengalami kerusakan ringan hingga berat akibat banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025. Kerusakan tersebut berdampak pada terhambatnya konektivitas antarwilayah serta aktivitas ekonomi warga. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Foto udara alat berat milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Hutama Karya (Persero) menyelesaikan pembangunan pengaman badan jalan dengan menggunakan karung besar berisi pasir dan batu di Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Aceh, Selasa (27/1/2026). Data sementara posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh menyebutkan sebanyak 2.507 lokasi atau titik jalan yang tersebar di 18 kabupaten dan kota mengalami rusak ringan hingga berat akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor akhir November 2025 dan masih membutuhkan perbaikan untuk pemulihan trasportasi darat, koneksi antar wilayah serta membantu perekonomian masyarakat. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Perbaikan jalan difokuskan pada ruas-ruas strategis yang menjadi jalur utama penghubung antar desa dan kecamatan. Pemerintah berharap upaya ini dapat mempercepat pemulihan transportasi darat, melancarkan distribusi logistik, serta membantu pemulihan perekonomian masyarakat di wilayah terdampak. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Jalan Rusak Pascabencana di Aceh Tenggara Mulai Diperbaiki
Jalan Rusak Pascabencana di Aceh Tenggara Mulai Diperbaiki
Jalan Rusak Pascabencana di Aceh Tenggara Mulai Diperbaiki
Jalan Rusak Pascabencana di Aceh Tenggara Mulai Diperbaiki
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads