Bayar Pakai QRIS, Pemprov DKI Bereskan Parkir Jalanan

Foto Bisnis

Bayar Pakai QRIS, Pemprov DKI Bereskan Parkir Jalanan

Mohammad Farrel - detikFinance
Jumat, 30 Jan 2026 06:45 WIB

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggenjot transformasi digital di sektor perparkiran jalanan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggenjot transformasi digital di sektor perparkiran jalanan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan sistem pembayaran parkir nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna menekan kebocoran retribusi dan meningkatkan pendapatan daerah.

Penerapan pembayaran parkir digital tersebut terlihat di kawasan Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggenjot transformasi digital di sektor perparkiran jalanan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan sistem pembayaran parkir nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna menekan kebocoran retribusi dan meningkatkan pendapatan daerah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan sistem pembayaran parkir nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna menekan kebocoran retribusi dan meningkatkan pendapatan daerah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggenjot transformasi digital di sektor perparkiran jalanan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan sistem pembayaran parkir nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna menekan kebocoran retribusi dan meningkatkan pendapatan daerah.

Unit Pengelola (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyebut digitalisasi parkir menjadi solusi untuk memperbaiki tata kelola perparkiran yang selama ini masih didominasi sistem pembayaran tunai.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggenjot transformasi digital di sektor perparkiran jalanan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan sistem pembayaran parkir nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna menekan kebocoran retribusi dan meningkatkan pendapatan daerah.

Petugas parkir kini dibekali perangkat mobile point of sales (m-POS) untuk memproses transaksi secara nontunai, baik melalui QRIS maupun kartu uang elektronik.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggenjot transformasi digital di sektor perparkiran jalanan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan sistem pembayaran parkir nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna menekan kebocoran retribusi dan meningkatkan pendapatan daerah.

Selain mencegah kebocoran retribusi, sistem parkir digital juga diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Pengguna kendaraan tidak lagi harus menyiapkan uang tunai, sementara petugas parkir dapat bekerja lebih tertib dengan standar tarif yang jelas.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggenjot transformasi digital di sektor perparkiran jalanan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan sistem pembayaran parkir nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna menekan kebocoran retribusi dan meningkatkan pendapatan daerah.

Pemprov DKI Jakarta secara bertahap memperluas penerapan pembayaran parkir nontunai di sejumlah ruas jalan.Β Salah satu lokasi yang tengah menjalani uji coba adalah Jalan Pintu Air Raya, Jakarta Pusat, yang telah memasuki pekan kedua pelaksanaan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggenjot transformasi digital di sektor perparkiran jalanan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan sistem pembayaran parkir nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna menekan kebocoran retribusi dan meningkatkan pendapatan daerah.

Digitalisasi parkir tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga tetap mempertahankan fungsi parkir sebagai instrumen pengendalian lalu lintas.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggenjot transformasi digital di sektor perparkiran jalanan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan sistem pembayaran parkir nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna menekan kebocoran retribusi dan meningkatkan pendapatan daerah.

Dengan pengelolaan yang lebih tertata, parkir diharapkan tidak lagi mengganggu kelancaran arus kendaraan di kawasan perkotaan.

Bayar Pakai QRIS, Pemprov DKI Bereskan Parkir Jalanan
Bayar Pakai QRIS, Pemprov DKI Bereskan Parkir Jalanan
Bayar Pakai QRIS, Pemprov DKI Bereskan Parkir Jalanan
Bayar Pakai QRIS, Pemprov DKI Bereskan Parkir Jalanan
Bayar Pakai QRIS, Pemprov DKI Bereskan Parkir Jalanan
Bayar Pakai QRIS, Pemprov DKI Bereskan Parkir Jalanan
Bayar Pakai QRIS, Pemprov DKI Bereskan Parkir Jalanan
Bayar Pakai QRIS, Pemprov DKI Bereskan Parkir Jalanan
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads