Jakarta - Budidaya maggot dikembangkan ibu-ibu Kampung Sumur, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi warga. Kegiatan ini memanfaatkan sampah organik rumah tangga.
Foto Bisnis
Pengolahan Sampah Organik Lewat Budidaya Maggot
Budidaya maggot yang dikelola ibu-ibu Kampung Sumur, Klender, Jakarta Timur, menjadi upaya pemberdayaan perempuan pemulung melalui pengolahan sampah organik, Senin (2/2/2026).
Kegiatan ini dikembangkan untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.
Budidaya maggot bermula dari lalat yang dibiakkan secara khusus dan ditempatkan pada media kayu, daun pisang kering, serta tanah sebagai tempat bertelur.
Larva maggot kemudian dirawat dengan pakan yang berasal dari sampah organik rumah tangga.
Para ibu secara rutin memberi makan dan merawat maggot agar tumbuh optimal sebelum dipanen.
Program ini dikembangkan oleh Swara Hijau Farming dengan menyasar warga pemulung, khususnya perempuan, untuk memperoleh keterampilan baru.
Selain bernilai ekonomi, maggot dimanfaatkan sebagai pakan ayam dan ikan serta membantu mengurai sampah organik secara berkelanjutan.











































