Intip Produksi Tempe Tradisional Rorotan yang Pasok Ribuan Kilogram per Hari

Foto Bisnis

Intip Produksi Tempe Tradisional Rorotan yang Pasok Ribuan Kilogram per Hari

Muhammad Reevanza - detikFinance
Sabtu, 07 Feb 2026 12:00 WIB

Jakarta - Meski dilakukan secara tradisional, produksi tempe di Sentra Rorotan mampu menyuplai ribuan kilogram tempe ke pasar dan warung makan setiap hari.

Sejumlah pekerja memproduksi tempe secara tradisional di Sentra Produksi Tempe Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (6/2/2026). Sentra ini menjadi salah satu pemasok tempe untuk memenuhi kebutuhan pasar tradisional dan warung makan di wilayah Jakarta Utara.

Pekerja memproduksi tempe secara tradisional di Sentra Produksi Tempe Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (6/2/2026). Sentra ini menjadi salah satu pemasok tempe untuk memenuhi kebutuhan pasar tradisional dan warung makan di wilayah Jakarta Utara.

Sejumlah pekerja memproduksi tempe secara tradisional di Sentra Produksi Tempe Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (6/2/2026). Sentra ini menjadi salah satu pemasok tempe untuk memenuhi kebutuhan pasar tradisional dan warung makan di wilayah Jakarta Utara.

Dalam sehari, Sentra Tempe Rorotan mampu mengolah kacang kedelai hingga menghasilkan sekitar 2.000 kilogram tempe. Proses produksi dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan keterampilan para pekerja yang telah terbiasa mengolah kedelai secara manual.

Sejumlah pekerja memproduksi tempe secara tradisional di Sentra Produksi Tempe Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (6/2/2026). Sentra ini menjadi salah satu pemasok tempe untuk memenuhi kebutuhan pasar tradisional dan warung makan di wilayah Jakarta Utara.

Pada tahap awal, kacang kedelai direbus menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar utama. Perebusan berlangsung sekitar tiga jam hingga kedelai matang dan siap diolah ke tahap berikutnya.

Sejumlah pekerja memproduksi tempe secara tradisional di Sentra Produksi Tempe Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (6/2/2026). Sentra ini menjadi salah satu pemasok tempe untuk memenuhi kebutuhan pasar tradisional dan warung makan di wilayah Jakarta Utara.

Setelah direbus dan didinginkan, pekerja terlihat mencampurkan ragi ke dalam kedelai. Proses pengadukan dilakukan secara merata agar ragi tersebar sempurna, sehingga fermentasi dapat berjalan optimal.

Sejumlah pekerja memproduksi tempe secara tradisional di Sentra Produksi Tempe Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (6/2/2026). Sentra ini menjadi salah satu pemasok tempe untuk memenuhi kebutuhan pasar tradisional dan warung makan di wilayah Jakarta Utara.

Kedelai yang telah tercampur ragi kemudian dicetak dan dibungkus menggunakan lapisan plastik. Proses pencetakan ini menentukan bentuk dan ketebalan tempe sebelum difermentasi.

Sejumlah pekerja memproduksi tempe secara tradisional di Sentra Produksi Tempe Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (6/2/2026). Sentra ini menjadi salah satu pemasok tempe untuk memenuhi kebutuhan pasar tradisional dan warung makan di wilayah Jakarta Utara.

Selanjutnya, tempe yang telah dicetak dijemur di luar ruangan untuk mempercepat proses fermentasi. Biasanya, dalam waktu semalaman tempe sudah matang dan siap didistribusikan untuk dikonsumsi masyarakat.

Intip Produksi Tempe Tradisional Rorotan yang Pasok Ribuan Kilogram per Hari
Intip Produksi Tempe Tradisional Rorotan yang Pasok Ribuan Kilogram per Hari
Intip Produksi Tempe Tradisional Rorotan yang Pasok Ribuan Kilogram per Hari
Intip Produksi Tempe Tradisional Rorotan yang Pasok Ribuan Kilogram per Hari
Intip Produksi Tempe Tradisional Rorotan yang Pasok Ribuan Kilogram per Hari
Intip Produksi Tempe Tradisional Rorotan yang Pasok Ribuan Kilogram per Hari
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads