Tiga Program Prabowo-Gibran Disebut Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Foto Bisnis

Tiga Program Prabowo-Gibran Disebut Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Rifkianto Nugroho - detikFinance
Rabu, 25 Feb 2026 20:30 WIB

Jakarta - Survei menilai tiga program Prabowo-Gibran berpotensi jadi mesin ekonomi. Program dinilai mampu mendorong produksi dan lapangan kerja.

Manajer Politik dan Kebijakan Adidaya Institute Dr (Cand) Ahmad Fadhli bersama Ekonom Adidaya Institute Dr Bramastyo B Prastowo dan Direktur Eksekutif Adidaya Institute Rahman Toha Budiarto memberikan penjelasan saat Adidaya Institute menggelar konferensi pers Hasil Survei 8 Program Unggulan Prabwo-Gibran di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Manajer Politik dan Kebijakan Adidaya Institute Dr (Cand) Ahmad Fadhli bersama Ekonom Adidaya Institute Dr Bramastyo B Prastowo dan Direktur Eksekutif Adidaya Institute Rahman Toha Budiarto memberikan penjelasan saat Adidaya Institute menggelar konferensi pers Hasil Survei 8 Program Unggulan Prabwo-Gibran di Jakarta, Rabu (25/2/2026).Β 

Manajer Politik dan Kebijakan Adidaya Institute Dr (Cand) Ahmad Fadhli bersama Ekonom Adidaya Institute Dr Bramastyo B Prastowo dan Direktur Eksekutif Adidaya Institute Rahman Toha Budiarto memberikan penjelasan saat Adidaya Institute menggelar konferensi pers Hasil Survei 8 Program Unggulan Prabwo-Gibran di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Survei tersebut menyimpulkan tiga program unggulan yakni Kampung Nelayan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Program 3 Juta Rumah berpotensi menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Manajer Politik dan Kebijakan Adidaya Institute Dr (Cand) Ahmad Fadhli bersama Ekonom Adidaya Institute Dr Bramastyo B Prastowo dan Direktur Eksekutif Adidaya Institute Rahman Toha Budiarto memberikan penjelasan saat Adidaya Institute menggelar konferensi pers Hasil Survei 8 Program Unggulan Prabwo-Gibran di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Sebanyak 43 persen responden menilai ketiga program tersebut memiliki daya ungkit besar terhadap produksi, penciptaan lapangan kerja, dan perputaran ekonomi di daerah.Β 

Manajer Politik dan Kebijakan Adidaya Institute Dr (Cand) Ahmad Fadhli bersama Ekonom Adidaya Institute Dr Bramastyo B Prastowo dan Direktur Eksekutif Adidaya Institute Rahman Toha Budiarto memberikan penjelasan saat Adidaya Institute menggelar konferensi pers Hasil Survei 8 Program Unggulan Prabwo-Gibran di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Program 3 Juta Rumah diproyeksikan mendorong sektor konstruksi dan UMKM, sementara Kampung Nelayan dan KDKMP dinilai mampu memperkuat produksi desa serta distribusi barang.

Manajer Politik dan Kebijakan Adidaya Institute Dr (Cand) Ahmad Fadhli bersama Ekonom Adidaya Institute Dr Bramastyo B Prastowo dan Direktur Eksekutif Adidaya Institute Rahman Toha Budiarto memberikan penjelasan saat Adidaya Institute menggelar konferensi pers Hasil Survei 8 Program Unggulan Prabwo-Gibran di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Survei yang dilakukan pada Desember 2025 hingga Februari 2026 ini melibatkan 72 responden dari berbagai profesi di 12 kota besar di Indonesia. Adidaya Institute menilai kombinasi program mesin pertumbuhan dan program stabilisator sosial penting untuk menjaga percepatan ekonomi tetap seimbang.

Tiga Program Prabowo-Gibran Disebut Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Tiga Program Prabowo-Gibran Disebut Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Tiga Program Prabowo-Gibran Disebut Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Tiga Program Prabowo-Gibran Disebut Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Tiga Program Prabowo-Gibran Disebut Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads