Jakarta - Aktivitas perdagangan di Pasar Glodok merosot. Pusat elektronik legendaris di Jakarta Barat kini tampak lengang, dengan jumlah pengunjung jauh berkurang.
Foto Bisnis
Sepinya Pasar Glodok, Kios Tutup dan Disewakan dengan Harga Murah
Pusat elektronik legendaris di kawasan Jakarta Barat itu kini terlihat lengang, dengan jumlah pengunjung yang jauh berkurang dibandingkan sebelumnya.
Di lantai dasar, sejumlah kios terlihat tidak beroperasi dengan rolling door tertutup rapat tanpa aktivitas jual beli. Kondisi tersebut berdampak langsung pada para pedagang, membuat banyak kios terpaksa menutup usahanya.
Beberapa kios ditempeli pengumuman βditutup sementaraβ, yang menandakan adanya persoalan administrasi yang belum diselesaikan.
Kondisi serupa juga terlihat di lantai satu dan dua. Banyak kios yang berhenti beroperasi, sementara lalu lalang pembeli hampir tidak terlihat di sepanjang lorong pasar.
Situasi menjadi lebih lengang di lantai tiga ke atas, di mana jumlah toko yang tutup bahkan lebih banyak dibandingkan yang masih buka.
Suasana sepi sudah terasa sejak memasuki pintu utama gedung pasar. Deretan lampu yang menyala redup menambah kesan lengang di dalam bangunan.
Selain itu, sejumlah pemilik kios memilih menyewakan ruang usahanya dengan harga lebih rendah sebagai upaya menarik penyewa baru di tengah lesunya aktivitas perdagangan.
Deretan kios yang tertutup, minimnya pengunjung, serta berkurangnya aktivitas jual beli membuat Pasar Glodok kini seolah kehilangan denyut aktivitasnya. Kondisi ini menjadi gambaran nyata menurunnya perdagangan di salah satu pusat elektronik tertua di Jakarta tersebut.











































