Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melepas program mudik bersama AHEMCE di Jakarta. Sebanyak 1.545 peserta diberangkatkan dengan 38 bus menuju berbagai daerah.
Foto Bisnis
Momen Menaker Lepas Mudik Bersama, Ribuan Pekerja Pulang Kampung
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melepas keberangkatan Program Mudik BersamaΒ AHEMCE di Jakarta, Kamis (7/3/2026). Mudik bersama kembali digelar pada 2026 untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan perusahaan kepada karyawan dan keluarganya agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman.
Grup Astra Heavy Equipment, Mining, Construction & Energy (AHEMCE) melalui PT United Tractors Tbk mengkoordinasikan program ini dengan melibatkan sejumlah entitas di dalam grup. Total ada 38 armada bus yang siap mengantar pemudik ke berbagai daerah.
Total peserta yang diberangkatkan mencapai 1.545 orang dari tiga titik utama, yakni Kantor Pusat UT di Cakung, Jakarta Timur, kantor PAMA Group di Pulogadung, serta kantor UTPE Group di Cikarang.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berbincang dengan pemudik di dalam bus.Β Bus tersebut memberangkatkan 784 peserta dengan 17 bus menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Sumatra. PAMA Group mengirimkan 326 peserta menggunakan 11 bus ke sejumlah wilayah di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatra. Sementara UTPE Group memberangkatkan 435 peserta dengan 10 bus menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatra.
Kegiatan yang mengusung tema βMudik Penuh Makna Bersama ScaniaβΒ ini digelar untuk menjamin keselamatan perjalanan, panitia telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pemeriksaan teknis armada, safety briefing, pengecekan kondisi pengemudi termasuk kelelahan, hingga tes kesehatan dan narkoba bagi sopir serta kru bus.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program mudik bersama tersebut. Ia menilai kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian manajemen perusahaan terhadap pekerja.Β Ia juga menyoroti pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis dan transformatif antara manajemen dan pekerja. Program seperti mudik bersama dinilai menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat keterlibatan atau engagement karyawan.
Selain itu, pemerintah berharap semakin banyak perusahaan yang menghadirkan program serupa bagi pekerja. Inisiatif tersebut dapat menjadi bagian dari kolaborasi antara perusahaan dan pekerja dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dengan adanya peningkatan jumlah armada dibanding tahun sebelumnya, program ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi para pekerja dan keluarganya.











































