Rencana WFH Sepekan Sekali Ancam Pendapatan Ojol

Foto Bisnis

Rencana WFH Sepekan Sekali Ancam Pendapatan Ojol

Muhammad Firman Maulana - detikFinance
Jumat, 27 Mar 2026 15:00 WIB

Jakarta - Kebijakan WFH satu hari per pekan diprediksi menekan permintaan ojol. Pendapatan pengemudi berpotensi turun hingga 30 persen dari kondisi normal.

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di depan Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan usai Lebaran 2026 sebagai langkah efisiensi bahan bakar.

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di depan Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di depan Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan usai Lebaran 2026 sebagai langkah efisiensi bahan bakar.

Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan usai Lebaran 2026 sebagai langkah efisiensi bahan bakar.

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di depan Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan usai Lebaran 2026 sebagai langkah efisiensi bahan bakar.

Β Rencana tersebut diperkirakan akan berdampak pada penurunan permintaan layanan ojek online, khususnya pada sektor angkutan penumpang.

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di depan Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan usai Lebaran 2026 sebagai langkah efisiensi bahan bakar.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyebut kebijakan WFH berpotensi menurunkan pendapatan pengemudi ojol hingga 10-30 persen dari kondisi normal.

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di depan Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan usai Lebaran 2026 sebagai langkah efisiensi bahan bakar.

Ia mengatakan penurunan tersebut dapat memengaruhi keberlangsungan ekonomi para pengemudi, terutama bagi mereka yang bergantung pada layanan angkutan penumpang. Β 

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di depan Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan usai Lebaran 2026 sebagai langkah efisiensi bahan bakar.

Meski demikian, pengemudi ojol dinilai telah memiliki pengalaman beradaptasi menghadapi kondisi serupa, seperti saat pandemi COVID-19 ketika kebijakan WFH diberlakukan secara luas.

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di depan Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan usai Lebaran 2026 sebagai langkah efisiensi bahan bakar.

Β Pemerintah diharapkan dapat mencari solusi agar kebijakan tersebut tetap berjalan tanpa memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan para pengemudi ojol.

Rencana WFH Sepekan Sekali Ancam Pendapatan Ojol
Rencana WFH Sepekan Sekali Ancam Pendapatan Ojol
Rencana WFH Sepekan Sekali Ancam Pendapatan Ojol
Rencana WFH Sepekan Sekali Ancam Pendapatan Ojol
Rencana WFH Sepekan Sekali Ancam Pendapatan Ojol
Rencana WFH Sepekan Sekali Ancam Pendapatan Ojol
Rencana WFH Sepekan Sekali Ancam Pendapatan Ojol
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads