Jakarta - Pasar Jaya secara perlahan menghadirkan sistem digital di pasar tradisional, sebagai upaya mendukung kemudahan transaksi dan adaptasi di era ekonomi modern.
Foto Bisnis
Pasar Tradisional Jakarta Mulai Bertransformasi ke Sistem Digital
Suasana Pasar Santa di Kawasan Jakarta Selatan, kemarin.
Saat ini, sebanyak 60 pasar telah terdigitalisasi dari total sekitar 153 pasar yang dikelola. Pada tahun ini, Pasar Jaya menargetkan penambahan sekitar 50 pasar lagi sehingga mayoritas pasar binaannya sudah masuk dalam ekosistem digital.
Program digitalisasi tersebut telah memasuki tahap ketiga sejak dimulai pada Juli 2025 dan berlanjut pada Desember 2025. Transformasi ini tidak hanya mencakup penerapan transaksi non-tunai, tetapi juga penguatan sistem keuangan digital secara menyeluruh di lingkungan pasar tradisional.
Dalam implementasinya, Pasar Jaya menggandeng sejumlah pihak seperti Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, perbankan Himbara, hingga platform pembayaran digital. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci percepatan digitalisasi sekaligus memperkuat ekosistem keuangan di pasar.
Selain menghadirkan metode pembayaran berbasis QRIS, program ini juga menitikberatkan pada edukasi dan literasi keuangan bagi pedagang.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mengatasi kekhawatiran terkait keamanan transaksi digital.











































