Jakarta - Pemerintah menargetkan 30 ribu koperasi Merah Putih aktif pada Agustus 2026. Program ini diharapkan memperkuat ekonomi desa dan menjangkau jutaan warga.
Foto Bisnis
Koperasi Merah Putih Digeber, 30 Ribu Unit Ditargetkan Jalan Agustus 2026
Rencana besar pemerintah untuk meresmikan operasional 30.000 Kopdeskel Merah Putih pada Agustus diharapkan mampu menyentuh puluhan juta masyarakat desa secara langsung.
Potensi cakupan ini masih sangat luas mengingat terdapat total 83.393 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.Β
Sebagai informasi, Koperasi Merah Putih adalah program strategis pemerintah (prioritas Presiden Prabowo) untuk membentuk 80.000+ lembaga ekonomi di tingkat desa/kelurahan seluruh Indonesia.Β
Tujuannya adalah memperkuat ekonomi warga, meningkatkan kesejahteraan petani/nelayan, serta mempercepat pengentasan kemiskinan berbasis gotong royong dan kemandirian desa.
Saat ini, skema pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih memungkinkan pemerintah membayar cicilan pembiayaan proyek kepada bank melalui alokasi transfer ke daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dengan diubahnya skema pembayaran oleh pemerintah, status kepemilikan aset juga mengalami perubahan. Kini seluruh gerai, pergudangan dan kelengkapan Kopdes/Kel Merah Putih yang dihasilkan dari pembiayaan tersebut sah menjadi aset milik pemerintah daerah atau pemerintah desa.











































