Indo Intertex 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Tekstil RI

Foto Bisnis

Indo Intertex 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Tekstil RI

Rifkianto Nugroho - detikFinance
Rabu, 15 Apr 2026 17:29 WIB

Jakarta - Pameran Indo Intertex-Inatex 2026 menjadi ajang bagi industri tekstil nasional untuk memperkuat inovasi dan kolaborasi di tengah dinamika global.

Petugas memeragakan cara penggunaan mesin tekstil dalam pameran Indo Intertex–Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di tengah kondisi global yang masih dinamis, ditandai ketegangan geopolitik, disrupsi perdagangan, serta pergeseran rantai pasok yang memengaruhi industri manufaktur, termasuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT).

Petugas memeragakan cara penggunaan mesin tekstil dalam pameran Indo Intertex–Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/4/2026).Β 

Petugas memeragakan cara penggunaan mesin tekstil dalam pameran Indo Intertex–Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di tengah kondisi global yang masih dinamis, ditandai ketegangan geopolitik, disrupsi perdagangan, serta pergeseran rantai pasok yang memengaruhi industri manufaktur, termasuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT).

Kegiatan ini berlangsung di tengah kondisi global yang masih dinamis, ditandai ketegangan geopolitik, disrupsi perdagangan, serta pergeseran rantai pasok yang memengaruhi industri manufaktur, termasuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT).

Petugas memeragakan cara penggunaan mesin tekstil dalam pameran Indo Intertex–Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di tengah kondisi global yang masih dinamis, ditandai ketegangan geopolitik, disrupsi perdagangan, serta pergeseran rantai pasok yang memengaruhi industri manufaktur, termasuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT).

Dalam situasi tersebut, industri TPT dituntut semakin efisien, adaptif, dan visioner. Meski menghadapi berbagai tantangan, sektor ini tetap menunjukkan daya tahan kuat dan berperan strategis dalam perekonomian nasional, mulai dari menyerap jutaan tenaga kerja hingga menopang industrialisasi serta menghubungkan rantai nilai dari hulu hingga hilir.

Petugas memeragakan cara penggunaan mesin tekstil dalam pameran Indo Intertex–Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di tengah kondisi global yang masih dinamis, ditandai ketegangan geopolitik, disrupsi perdagangan, serta pergeseran rantai pasok yang memengaruhi industri manufaktur, termasuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT).

Kinerja industri TPT nasional juga masih terjaga. Sepanjang 2025, sektor ini mencatat pertumbuhan sebesar 3,55 persen secara tahunan, dengan nilai ekspor mencapai USD 12,08 miliar dan menghasilkan surplus sebesar USD 3,45 miliar.

Petugas memeragakan cara penggunaan mesin tekstil dalam pameran Indo Intertex–Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di tengah kondisi global yang masih dinamis, ditandai ketegangan geopolitik, disrupsi perdagangan, serta pergeseran rantai pasok yang memengaruhi industri manufaktur, termasuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT).

Penyelenggaraan Indo Intertex–Inatex 2026 dinilai semakin relevan sebagai upaya memperkuat industri TPT nasional. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga momentum untuk mengakselerasi pengembangan sektor melalui kolaborasi dan inovasi.

Petugas memeragakan cara penggunaan mesin tekstil dalam pameran Indo Intertex–Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di tengah kondisi global yang masih dinamis, ditandai ketegangan geopolitik, disrupsi perdagangan, serta pergeseran rantai pasok yang memengaruhi industri manufaktur, termasuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT).

Selain itu, pameran ini menjadi wadah business matching yang mempertemukan pelaku usaha nasional dan internasional. Hal ini membuka peluang kemitraan serta investasi yang lebih luas bagi industri tekstil dalam negeri.

Petugas memeragakan cara penggunaan mesin tekstil dalam pameran Indo Intertex–Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di tengah kondisi global yang masih dinamis, ditandai ketegangan geopolitik, disrupsi perdagangan, serta pergeseran rantai pasok yang memengaruhi industri manufaktur, termasuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT).

Berbagai inovasi teknologi ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai dari mesin berkelanjutan, produk ramah lingkungan, hingga teknologi daur ulang, efisiensi energi, serta solusi berbasis kecerdasan buatan yang mendukung transformasi digital industri.

Petugas memeragakan cara penggunaan mesin tekstil dalam pameran Indo Intertex–Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di tengah kondisi global yang masih dinamis, ditandai ketegangan geopolitik, disrupsi perdagangan, serta pergeseran rantai pasok yang memengaruhi industri manufaktur, termasuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT).

Sebanyak 428 perusahaan industri TPT turut berpartisipasi dalam pameran ini, dengan dominasi pelaku industri dalam negeri mencapai 65 persen.Β Β Sementara itu, keikutsertaan industri permesinan TPT dalam negeri tercatat sebesar 60 persen, mencerminkan kesiapan dan kontribusi kuat pelaku industri nasional dalam mendorong pertumbuhan sektor ini.

Indo Intertex 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Tekstil RI
Indo Intertex 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Tekstil RI
Indo Intertex 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Tekstil RI
Indo Intertex 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Tekstil RI
Indo Intertex 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Tekstil RI
Indo Intertex 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Tekstil RI
Indo Intertex 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Tekstil RI
Indo Intertex 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Tekstil RI
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads