Ekonomi Halal Global Diproyeksi Tembus US$9 Triliun, RI Bidik Peluang

Foto Bisnis

Ekonomi Halal Global Diproyeksi Tembus US$9 Triliun, RI Bidik Peluang

Mohammad Farrel - detikFinance
Rabu, 22 Apr 2026 16:05 WIB

Jakarta - Ekonomi halal global diproyeksi tembus US$9 triliun pada 2030. Indonesia dinilai berpeluang jadi pusat pertumbuhan, didorong kolaborasi lintas negara.

Mohammad Farrel via detik.com 
Attachments
2:55β€―PM (48 minutes ago)
to DetikCom

Potensi pasar halal global yang diproyeksi mencapai Rp51 ribu triliun menjadi peluang strategis bagi RI. Hal ini disampaikan dalam Halal Bihalal Forum Bisnis Negara Islam Asia Pacific (B57+) di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

1. Ekonomi halal global diproyeksikan terus tumbuh signifikan hingga mencapai US$ 9 triliun pada 2030. Besarnya potensi ini menempatkan Indonesia dalam posisi strategis untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi halal dunia.

2. Isu tersebut mengemuka dalam kegiatan Halal Bihalal Forum Bisnis Negara Islam Asia Pacific (B57+) yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026). Forum ini menjadi ajang konsolidasi pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kerja sama ekonomi halal di kawasan.

3. Ketua B57+ Asia Pacific, Arsjad Rasjid, menilai ekonomi halal sebagai salah satu sektor paling siap dan potensial di tengah ketidakpastian global. Pasar ini dinilai mampu melampaui batas agama, budaya, dan geografi, serta berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang inklusif.

Ketua Umum B57+ Asia Pacific Regional Chapter Arsjad Rasjid bersama Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie dan Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Halal Bihalal Forum B57+ di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Mohammad Farrel via detik.com 
Attachments
2:55β€―PM (48 minutes ago)
to DetikCom

Potensi pasar halal global yang diproyeksi mencapai Rp51 ribu triliun menjadi peluang strategis bagi RI. Hal ini disampaikan dalam Halal Bihalal Forum Bisnis Negara Islam Asia Pacific (B57+) di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

1. Ekonomi halal global diproyeksikan terus tumbuh signifikan hingga mencapai US$ 9 triliun pada 2030. Besarnya potensi ini menempatkan Indonesia dalam posisi strategis untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi halal dunia.

2. Isu tersebut mengemuka dalam kegiatan Halal Bihalal Forum Bisnis Negara Islam Asia Pacific (B57+) yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026). Forum ini menjadi ajang konsolidasi pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kerja sama ekonomi halal di kawasan.

3. Ketua B57+ Asia Pacific, Arsjad Rasjid, menilai ekonomi halal sebagai salah satu sektor paling siap dan potensial di tengah ketidakpastian global. Pasar ini dinilai mampu melampaui batas agama, budaya, dan geografi, serta berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang inklusif.

Ekonomi halal global diproyeksikan terus tumbuh signifikan hingga mencapai US$ 9 triliun pada 2030. Besarnya potensi ini menempatkan Indonesia dalam posisi strategis untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi halal dunia.

Mohammad Farrel via detik.com 
Attachments
2:55β€―PM (48 minutes ago)
to DetikCom

Potensi pasar halal global yang diproyeksi mencapai Rp51 ribu triliun menjadi peluang strategis bagi RI. Hal ini disampaikan dalam Halal Bihalal Forum Bisnis Negara Islam Asia Pacific (B57+) di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

1. Ekonomi halal global diproyeksikan terus tumbuh signifikan hingga mencapai US$ 9 triliun pada 2030. Besarnya potensi ini menempatkan Indonesia dalam posisi strategis untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi halal dunia.

2. Isu tersebut mengemuka dalam kegiatan Halal Bihalal Forum Bisnis Negara Islam Asia Pacific (B57+) yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026). Forum ini menjadi ajang konsolidasi pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kerja sama ekonomi halal di kawasan.

3. Ketua B57+ Asia Pacific, Arsjad Rasjid, menilai ekonomi halal sebagai salah satu sektor paling siap dan potensial di tengah ketidakpastian global. Pasar ini dinilai mampu melampaui batas agama, budaya, dan geografi, serta berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang inklusif.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong penguatan ekonomi syariah sebagai solusi menghadapi krisis global. Ia menilai sistem ekonomi berprinsip syariah terbukti lebih tahan terhadap guncangan dibandingkan konvensional.

Mohammad Farrel via detik.com 
Attachments
2:55β€―PM (48 minutes ago)
to DetikCom

Potensi pasar halal global yang diproyeksi mencapai Rp51 ribu triliun menjadi peluang strategis bagi RI. Hal ini disampaikan dalam Halal Bihalal Forum Bisnis Negara Islam Asia Pacific (B57+) di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

1. Ekonomi halal global diproyeksikan terus tumbuh signifikan hingga mencapai US$ 9 triliun pada 2030. Besarnya potensi ini menempatkan Indonesia dalam posisi strategis untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi halal dunia.

2. Isu tersebut mengemuka dalam kegiatan Halal Bihalal Forum Bisnis Negara Islam Asia Pacific (B57+) yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026). Forum ini menjadi ajang konsolidasi pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kerja sama ekonomi halal di kawasan.

3. Ketua B57+ Asia Pacific, Arsjad Rasjid, menilai ekonomi halal sebagai salah satu sektor paling siap dan potensial di tengah ketidakpastian global. Pasar ini dinilai mampu melampaui batas agama, budaya, dan geografi, serta berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang inklusif.

Ketua B57+ Asia Pacific, Arsjad Rasjid, menilai ekonomi halal sebagai salah satu sektor paling siap dan potensial di tengah ketidakpastian global. Pasar ini dinilai mampu melampaui batas agama, budaya, dan geografi, serta berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang inklusif. Forum B57+ sendiri merupakan platform ekonomi yang menjembatani 57 negara anggota Islamic Chamber of Commerce and Development. Platform ini bertujuan memperkuat perdagangan, investasi, serta konektivitas bisnis antarnegara anggota melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan terintegrasi.

Mohammad Farrel via detik.com 
Attachments
2:55β€―PM (48 minutes ago)
to DetikCom

Potensi pasar halal global yang diproyeksi mencapai Rp51 ribu triliun menjadi peluang strategis bagi RI. Hal ini disampaikan dalam Halal Bihalal Forum Bisnis Negara Islam Asia Pacific (B57+) di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

1. Ekonomi halal global diproyeksikan terus tumbuh signifikan hingga mencapai US$ 9 triliun pada 2030. Besarnya potensi ini menempatkan Indonesia dalam posisi strategis untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi halal dunia.

2. Isu tersebut mengemuka dalam kegiatan Halal Bihalal Forum Bisnis Negara Islam Asia Pacific (B57+) yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026). Forum ini menjadi ajang konsolidasi pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kerja sama ekonomi halal di kawasan.

3. Ketua B57+ Asia Pacific, Arsjad Rasjid, menilai ekonomi halal sebagai salah satu sektor paling siap dan potensial di tengah ketidakpastian global. Pasar ini dinilai mampu melampaui batas agama, budaya, dan geografi, serta berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang inklusif.

Daham konteks tersebut, Indonesia mengambil peran penting sebagai penghubung kepemimpinan dan kerja sama ekonomi halal di kawasan Asia Pasifik. Peran ini dinilai semakin strategis seiring meningkatnya kebutuhan akan jaringan bisnis yang saling terhubung dan terpercaya.

Ekonomi halal global diproyeksikan terus tumbuh signifikan hingga mencapai US$ 9 triliun pada 2030. Besarnya potensi ini menempatkan Indonesia dalam posisi strategis untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi halal dunia.

Ketua B57+ Asia Pacific, Arsjad Rasjid, menilai ekonomi halal sebagai salah satu sektor paling siap dan potensial di tengah ketidakpastian global. Pasar ini dinilai mampu melampaui batas agama, budaya, dan geografi, serta berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang inklusif. Forum B57+ sendiri merupakan platform ekonomi yang menjembatani 57 negara anggota Islamic Chamber of Commerce and Development. Platform ini bertujuan memperkuat perdagangan, investasi, serta konektivitas bisnis antarnegara anggota melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan terintegrasi.

Ekonomi halal kini juga berkembang menjadi gaya hidup global yang mencerminkan nilai kepercayaan, kualitas, dan integritas. Konsep ini telah merambah berbagai sektor, mulai dari fesyen, kesehatan, hingga logistik dan keuangan syariah, serta sektor pariwisata dan rantai pasok global.

Ekonomi Halal Global Diproyeksi Tembus US$9 Triliun, RI Bidik Peluang
Ekonomi Halal Global Diproyeksi Tembus US$9 Triliun, RI Bidik Peluang
Ekonomi Halal Global Diproyeksi Tembus US$9 Triliun, RI Bidik Peluang
Ekonomi Halal Global Diproyeksi Tembus US$9 Triliun, RI Bidik Peluang
Ekonomi Halal Global Diproyeksi Tembus US$9 Triliun, RI Bidik Peluang
Ekonomi Halal Global Diproyeksi Tembus US$9 Triliun, RI Bidik Peluang
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads