Jakarta - Warga Jakarta Timur antre bantuan pangan saat harga naik. Program ini membantu menjaga daya beli dan kebutuhan pokok masyarakat.
Foto Bisnis
Harga Serba Mahal, Antrean Panjang Warnai Penyaluran Bantuan Pangan
Warga datang dengan membawa identitas diri untuk proses verifikasi sebelum bantuan disalurkan.
Program bantuan pangan (banpang) 2026 ini berupa beras dan minyak goreng yang ditujukan untuk membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.Β
Penyaluran dilakukan di tengah kondisi harga kebutuhan pokok, seperti beras dan minyak, yang mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.
Selain untuk menjaga daya beli masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menanggulangi stunting serta mengendalikan laju inflasi. Bantuan bahan pokok dinilai dapat menjaga kecukupan gizi keluarga penerima sekaligus menekan tekanan harga di tingkat konsumen.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berhak menerima bantuan merupakan warga yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mayoritas penerima bantuan ini juga merupakan peserta program sosial lain, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Melalui penyaluran bantuan pangan ini, pemerintah berharap dapat memberikan perlindungan sosial yang lebih merata sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah tekanan kenaikan harga bahan pokok.











































