Jelang Idul Adha, Perajin Pisau Makin Sibuk

Foto Bisnis

Jelang Idul Adha, Perajin Pisau Makin Sibuk

Rafida Fauzia - detikFinance
Rabu, 20 Mei 2026 11:00 WIB

Jakarta - Permintaan parang, pisau, dan kapak meningkat menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Perajin di sejumlah daerah menambah produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Pekerja menyelesaikan pembuatan parang di bengkel pandai besi tradisional Usaha Karya, Gunung Malang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (14/5/2026). Menurut pelaku usaha, menjelang Idul Adha 1447 Hijriah jumlah permintaan pembuatan parang, pisau hingga kapak naik mencapai 15 buah di bandingkan pada hari biasa hanya memproduksi rata-rata tujuh buah per hari yang dijual dengan harga Rp50 ribu hingga Rp600 ribu per buah. ANTARA FOTO/Angga Palguna/nym.

Permintaan parang, pisau, hingga kapak meningkat menjelang Idul Adha 1447 Hijriah di sejumlah sentra pandai besi tradisional. ANTARA FOTO/Angga Palguna

Pekerja menyelesaikan pembuatan parang di bengkel pandai besi tradisional Usaha Karya, Gunung Malang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (14/5/2026). Menurut pelaku usaha, menjelang Idul Adha 1447 Hijriah jumlah permintaan pembuatan parang, pisau hingga kapak naik mencapai 15 buah di bandingkan pada hari biasa hanya memproduksi rata-rata tujuh buah per hari yang dijual dengan harga Rp50 ribu hingga Rp600 ribu per buah. ANTARA FOTO/Angga Palguna/nym.

Di Balikpapan, Kalimantan Timur, perajin mengaku jumlah pesanan naik menjadi sekitar 15 buah per hari dibanding hari biasa yang rata-rata hanya tujuh buah. ANTARA FOTO/Angga Palguna

Pekerja mewarnai gagang kayu saat pembuatan pisau di Kranggan, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (19/5/2026). Menurut perajin, dalam sehari mereka dapat memproduksi 80 hingga 100 kodi pisau dalam berbagai ukuran untuk memenuhi permintaan pasar menjelang Idul Adha 1447 H ke berbagai daerah di Indonesia. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/hma

Sementara itu, perajin pisau di Klaten, Jawa Tengah, mampu memproduksi 80 hingga 100 kodi pisau berbagai ukuran setiap hari untuk memenuhi permintaan pasar. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Pekerja mewarnai gagang kayu saat pembuatan pisau di Kranggan, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (19/5/2026). Menurut perajin, dalam sehari mereka dapat memproduksi 80 hingga 100 kodi pisau dalam berbagai ukuran untuk memenuhi permintaan pasar menjelang Idul Adha 1447 H ke berbagai daerah di Indonesia. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/hma

Produk tersebut didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia seiring meningkatnya kebutuhan alat pemotong menjelang Idul Adha. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Jelang Idul Adha, Perajin Pisau Makin Sibuk
Jelang Idul Adha, Perajin Pisau Makin Sibuk
Jelang Idul Adha, Perajin Pisau Makin Sibuk
Jelang Idul Adha, Perajin Pisau Makin Sibuk
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads