Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif

Foto Bisnis

Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif

Muhammad Reevanza - detikFinance
Jumat, 22 Mei 2026 10:00 WIB

Jakarta - Tumpukan bungkus kopi dan kemasan sabun bekas kini berubah menjadi produk kerajinan kreatif yang membantu menambah pendapatan warga.

Warga menganyam bungkus kopi dan kemasan sabun bekas menjadi tikar serta tas di Saung RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026). Kegiatan pengolahan sampah rumah tangga tersebut dilakukan warga sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk kerajinan bernilai ekonomi.

Warga menganyam bungkus kopi dan kemasan sabun bekas menjadi tikar serta tas di Saung RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026).

Warga menganyam bungkus kopi dan kemasan sabun bekas menjadi tikar serta tas di Saung RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026). Kegiatan pengolahan sampah rumah tangga tersebut dilakukan warga sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk kerajinan bernilai ekonomi.

Kegiatan pengolahan sampah rumah tangga tersebut dilakukan warga sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk kerajinan bernilai ekonomi.

Warga menganyam bungkus kopi dan kemasan sabun bekas menjadi tikar serta tas di Saung RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026). Kegiatan pengolahan sampah rumah tangga tersebut dilakukan warga sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk kerajinan bernilai ekonomi.

Dengan bermodalkan gunting dan bungkus kopi bekas yang telah dibersihkan, warga secara telaten menyusun potongan kemasan menjadi lembaran anyaman yang kemudian dibentuk menjadi berbagai produk kerajinan. Proses pembuatan dilakukan bersama-sama oleh ibu rumah tangga di lingkungan RW 12.

Warga menganyam bungkus kopi dan kemasan sabun bekas menjadi tikar serta tas di Saung RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026). Kegiatan pengolahan sampah rumah tangga tersebut dilakukan warga sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk kerajinan bernilai ekonomi.

Beragam produk kreatif dihasilkan warga mulai dari tas, dompet, tempat tisu, tikar hingga aksesoris berbahan dasar limbah rumah tangga seperti bungkus kopi, kemasan minuman, dan bungkus sabun. Selain kerajinan daur ulang, warga juga memproduksi busana ecoprint bermotif dedaunan menggunakan teknik kukus alami.

Warga menganyam bungkus kopi dan kemasan sabun bekas menjadi tikar serta tas di Saung RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026). Kegiatan pengolahan sampah rumah tangga tersebut dilakukan warga sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk kerajinan bernilai ekonomi.

Aktivitas tersebut dipusatkan di dua rumah warga yang dijadikan lokasi kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan sanggar belajar Rumah Terampil Hasanah Center yang dipimpin Ketua UP2K RW 12, Siti Munawaroh. Kegiatan itu melibatkan warga sekitar untuk mengembangkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha rumahan.

Warga menganyam bungkus kopi dan kemasan sabun bekas menjadi tikar serta tas di Saung RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026). Kegiatan pengolahan sampah rumah tangga tersebut dilakukan warga sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk kerajinan bernilai ekonomi.

Ketua UP2K RW 12 Kelurahan Malaka Jaya, Siti Munawaroh mengatakan gerakan pengolahan sampah tersebut lahir dari kepedulian warga terhadap persoalan lingkungan, terutama tingginya volume sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Melalui kegiatan tersebut, warga diajak memilah dan memanfaatkan kembali sampah rumah tangga menjadi barang yang memiliki nilai jual.

Warga menganyam bungkus kopi dan kemasan sabun bekas menjadi tikar serta tas di Saung RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026). Kegiatan pengolahan sampah rumah tangga tersebut dilakukan warga sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk kerajinan bernilai ekonomi.

Untuk pemasaran, warga aktif mengikuti berbagai bazar mulai tingkat kelurahan, kecamatan hingga provinsi, termasuk kegiatan yang didukung program CSR. Selain dipasarkan secara langsung, produk kerajinan daur ulang tersebut juga dapat dipesan melalui layanan WhatsApp. Warga berharap inovasi desain terus dilakukan agar produk semakin modern dan diminati generasi muda.

Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif
Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif
Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif
Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif
Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif
Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif
Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads