SBY Bicara Krisis dan Peluang di Tengah Gejolak Dunia

Foto Bisnis

SBY Bicara Krisis dan Peluang di Tengah Gejolak Dunia

Rengga Sancaya - detikFinance
Kamis, 04 Jun 2026 20:53 WIB

Jakarta - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono bicara dunia tengah memasuki era ketidakpastian dipicu gejolak geopolitik. Negara berkembang diminta memperkuat diri.

Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pandangannya saat menjadi pembicara dalam The 2026 Asia Grassroots Forum by Amartha di Jakarta, Kamis (4/6/2026). SBY menyoroti meningkatnya ketidakpastian global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia.
Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengingatkan bahwa dunia saat ini tengah memasuki era baru yang ditandai dengan meningkatnya ketidakpastian global. Kondisi tersebut berpotensi memicu gejolak ekonomi yang lebih besar dan menuntut negara-negara untuk memperkuat ketahanan di berbagai sektor.
Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pandangannya saat menjadi pembicara dalam The 2026 Asia Grassroots Forum by Amartha di Jakarta, Kamis (4/6/2026). SBY menyoroti meningkatnya ketidakpastian global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan SBY saat menjadi pembicara dalam The 2026 Asia Grassroots Forum by Amartha di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Menurutnya, tantangan yang dihadapi dunia saat ini tidak hanya berkaitan dengan perlambatan ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh meningkatnya rivalitas geopolitik, konflik di berbagai kawasan, perubahan rantai pasok global, hingga dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pandangannya saat menjadi pembicara dalam The 2026 Asia Grassroots Forum by Amartha di Jakarta, Kamis (4/6/2026). SBY menyoroti meningkatnya ketidakpastian global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia.
SBY menilai negara-negara berkembang perlu mengubah cara pandang dalam membangun perekonomian. Fokus pembangunan tidak lagi hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi, melainkan juga memastikan pertumbuhan tersebut tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.Β Dalam kesempatan itu, SBY juga menekankan pentingnya membangun ketahanan masyarakat di tengah perubahan global yang berlangsung sangat cepat.
Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pandangannya saat menjadi pembicara dalam The 2026 Asia Grassroots Forum by Amartha di Jakarta, Kamis (4/6/2026). SBY menyoroti meningkatnya ketidakpastian global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia.
SBYΒ menyalami Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra di sela acara.Β Selain itu, SBY mengingatkan para pelaku usaha dan investor untuk lebih adaptif dalam menghadapi perubahan situasi global. Ketidakpastian yang meningkat menuntut strategi yang lebih fleksibel agar mampu menghadapi berbagai risiko yang muncul sewaktu-waktu.
Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pandangannya saat menjadi pembicara dalam The 2026 Asia Grassroots Forum by Amartha di Jakarta, Kamis (4/6/2026). SBY menyoroti meningkatnya ketidakpastian global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia.
Berkaca dari pengalamannya memimpin Indonesia dalam berbagai masa krisis, mulai dari dampak krisis Asia 1997-1998, bencana tsunami Aceh 2004, hingga krisis keuangan global 2008, SBY menilai kepemimpinan yang tenang dan mampu mengambil keputusan tepat menjadi faktor penting dalam menghadapi situasi yang penuh tantangan.
SBY Bicara Krisis dan Peluang di Tengah Gejolak Dunia
SBY Bicara Krisis dan Peluang di Tengah Gejolak Dunia
SBY Bicara Krisis dan Peluang di Tengah Gejolak Dunia
SBY Bicara Krisis dan Peluang di Tengah Gejolak Dunia
SBY Bicara Krisis dan Peluang di Tengah Gejolak Dunia
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads