Gawai Nyobeng, Tradisi Syukur Panen Masyarakat Dayak Bidayuh

Foto Bisnis

Gawai Nyobeng, Tradisi Syukur Panen Masyarakat Dayak Bidayuh

Grandyos Zafna - detikFinance
Selasa, 16 Jun 2026 07:25 WIB

Kabupaten Bengkayang - Masyarakat Dayak Bidayuh menggelar Gawai Nyobeng sebagai ungkapan syukur atas hasil panen sekaligus penanda dimulainya musim tanam.

Sejumlah pria Suku Dayak Bidayuh memainkan alat musik tradisional pada Gawai Nyobeng atau Nibakng saat berjalan menuju Rumah Baluk di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Gawai Nyobeng atau Nibakng merupakan tradisi masyarakat Dayak Bidayuh sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang telah diperoleh sekaligus menandai dimulainya kembali masa bercocok tanam. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Sejumlah pria Suku Dayak Bidayuh memainkan alat musik tradisional pada Gawai Nyobeng atau Nibakng saat berjalan menuju Rumah Baluk di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, kemarin.
Sejumlah pria Suku Dayak Bidayuh memainkan alat musik tradisional pada Gawai Nyobeng atau Nibakng saat berjalan menuju Rumah Baluk di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Gawai Nyobeng atau Nibakng merupakan tradisi masyarakat Dayak Bidayuh sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang telah diperoleh sekaligus menandai dimulainya kembali masa bercocok tanam. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Gawai Nyobeng atau Nibakng merupakan tradisi masyarakat Dayak Bidayuh sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang telah diperoleh sekaligus menandai dimulainya kembali masa bercocok tanam. ANTARA FOTO/Jessica WuysangΒ ANTARA FOTO/Jessica Wuysang
Sejumlah pria Suku Dayak Bidayuh memainkan alat musik tradisional pada Gawai Nyobeng atau Nibakng saat berjalan menuju Rumah Baluk di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Gawai Nyobeng atau Nibakng merupakan tradisi masyarakat Dayak Bidayuh sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang telah diperoleh sekaligus menandai dimulainya kembali masa bercocok tanam. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Dalam pelaksanaannya, masyarakat menggelar berbagai rangkaian kegiatan adat yang melibatkan tokoh adat, tetua kampung, serta warga dari berbagai kelompok usia. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur yang masih dijaga dan dilestarikan hingga kini.Β ANTARA FOTO/Jessica Wuysang
Sejumlah pria Suku Dayak Bidayuh memainkan alat musik tradisional pada Gawai Nyobeng atau Nibakng saat berjalan menuju Rumah Baluk di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Gawai Nyobeng atau Nibakng merupakan tradisi masyarakat Dayak Bidayuh sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang telah diperoleh sekaligus menandai dimulainya kembali masa bercocok tanam. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Selain memiliki makna spiritual dan budaya, Gawai Nyobeng juga menjadi sarana memperkuat identitas masyarakat Dayak Bidayuh di tengah perkembangan zaman. Melalui perayaan ini, generasi muda diperkenalkan pada sejarah, nilai, dan kearifan lokal yang menjadi bagian dari warisan budaya mereka.Β ANTARA FOTO/Jessica Wuysang
Gawai Nyobeng, Tradisi Syukur Panen Masyarakat Dayak Bidayuh
Gawai Nyobeng, Tradisi Syukur Panen Masyarakat Dayak Bidayuh
Gawai Nyobeng, Tradisi Syukur Panen Masyarakat Dayak Bidayuh
Gawai Nyobeng, Tradisi Syukur Panen Masyarakat Dayak Bidayuh
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads