Balikpapan - Budidaya magot di Balikpapan memanfaatkan limbah organik dan makanan kedaluwarsa untuk menghasilkan pakan ternak berprotein tinggi.
Foto Bisnis
Budidaya Magot Ubah Limbah Organik Jadi Pakan Bernilai Ekonomi
Selasa, 16 Jun 2026 13:30 WIB
Peternak menunjukkan magot di tempat budidaya Magot BSF Cak Gondrong, Balikpapan, Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/Angga Palguna
Menurut peternak, mereka dapat menghasilkan 50-80kg magot dengan memanfaatkan sampah organik dan limbah makanan kemasan kadaluwarsa sebagai makanan utama yang kemudian dijual dengan harga Rp15-20ribu per kg untuk pakan ternak dengan nilai protein tinggi. ANTARA FOTO/Angga PalgunaΒ ANTARA FOTO/Angga Palguna
Selain memiliki nilai jual, magot juga dikenal sebagai organisme yang mampu mengurai limbah organik secara cepat. Kemampuan tersebut menjadikan budidaya BSF semakin diminati sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.Β ANTARA FOTO/Angga Palguna










































